Telkom Dorong Kolaborasi Strategis untuk Maksimalkan Aset Digital Indonesia
Bisnis
Manajemen dan Strategi Bisnis
28 Agt 2025
53 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
Kolaborasi dengan mitra lokal dan global penting untuk mengoptimalkan aset di PT Telkom.
Transformasi dari operating holding menjadi strategic holding adalah langkah penting untuk meningkatkan pendapatan.
Teknologi seperti cloud dan AI harus diadopsi untuk mempercepat inovasi dan solusi di berbagai sektor.
PT Telkom Indonesia kini fokus mengubah model bisnisnya dari operating holding menjadi strategic holding. Tujuannya adalah memaksimalkan nilai aset digital yang dimiliki, seperti jaringan fiber, satelit, dan data center. Dengan aset yang lengkap, Telkom ingin memanfaatkan semuanya secara optimal supaya bisa meningkatkan pendapatan dan laba perusahaan.
Direktur Utama Telkom, Dian Siswarini, menekankan dua tugas utama perusahaan: memperkuat infrastruktur digital dan mempercepat adopsi teknologi seperti cloud dan kecerdasan buatan. Dia percaya kolaborasi dengan perusahaan lain lebih efektif daripada bekerja sendiri-sendiri dalam mengembangkan teknologi dan inovasi.
Dalam acara Bali Annual Telkom International Conference 2025, Telkom menandatangani berbagai kerja sama dengan perusahaan dalam dan luar negeri. Contohnya adalah kolaborasi dengan BBIX dan Telin di Thailand, serta dengan Data Center Specialist, Velo Technologies, ACASIA, dan XLSmart untuk berbagai proyek teknologi dan konektivitas internasional.
Managing Director BPI Danantara, Setyanto Hantoro, menyatakan bahwa peran Telkom sangat penting dalam mendorong fokus utama dari Presiden Prabowo, yaitu meningkatkan produktivitas dan nilai tambah lewat teknologi. Dia mengajak investor dan perusahaan untuk berinvestasi jangka panjang di sektor teknologi melalui kemitraan bersama Telkom dan Danantara.
Pihak-pihak terkait sepakat bahwa kolaborasi antar-pemain industri akan membawa dampak positif bagi perkembangan sektor telekomunikasi. Contohnya, kerja sama penggunaan menara oleh Telkom Group dinilai lebih efisien daripada membangun infrastruktur secara terpisah-pisah oleh masing-masing operator.
Analisis Ahli
Dian Siswarini
Kolaborasi adalah kunci keberhasilan dalam membangun infrastruktur digital yang kuat dan mempercepat adopsi teknologi canggih seperti cloud dan AI agar perusahaan tetap relevan di era digital.Setyanto Hantoro
Teknologi harus menjadi inti aksi nyata dalam meningkatkan produktivitas dan nilai tambah untuk sektor-sektor prioritas di Indonesia, sesuai dengan visi pemerintah saat ini.

