Biaya Tinggi Lelang Frekuensi 1,4 GHz Bisa Hambat Internet Murah 100Mbps
Bisnis
Ekonomi Makro
26 Agt 2025
228 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
Biaya frekuensi yang tinggi dapat menghambat tujuan menyediakan internet terjangkau.
Infrastruktur baru diperlukan untuk mendukung penggunaan frekuensi 1,4 Ghz.
Regulasi yang lebih fleksibel dapat membantu menekan biaya dan meningkatkan akses internet bagi masyarakat.
Pemerintah Indonesia berencana melelang frekuensi 1,4 GHz agar masyarakat mendapat akses internet berkecepatan tinggi, yang bisa mencapai 100 Mbps dengan harga terjangkau. Frekuensi ini penting untuk mendorong penetrasi internet lebih cepat ke berbagai daerah.
Namun, harga lelang frekuensi ini dianggap sangat mahal, yaitu mencapai total Rp 400 miliar untuk seluruh wilayah, dan Rp 230 miliar hanya untuk satu wilayah di Pulau Jawa saja. Ini membuat banyak pihak khawatir bahwa harga tinggi akan mempengaruhi biaya layanan internet.
Ketua APJII, Muhammad Arif, mengatakan bahwa jika biaya frekuensi terlalu tinggi, sulit bagi penyedia layanan untuk menurunkan harga internet agar lebih terjangkau bagi masyarakat. Selain itu, frekuensi ini masih membutuhkan pembangunan infrastruktur baru yang juga mahal.
Provider internet dan beberapa pihak telah meminta agar biaya ini dikurangi karena tarifnya jauh lebih tinggi dibandingkan negara lain. Mereka berharap pemerintah bisa memberikan keringanan agar tujuan menghadirkan layanan internet murah bisa tercapai.
Meski ada kendala biaya, dari sisi teknologi vendor seperti ZTE dan operator besar seperti Telkomsel siap mendukung penggunaan frekuensi 1,4 GHz asalkan ekosistem dan infrastrukturnya sudah memadai. Ini memberikan harapan meskipun tantangan regulasi dan biaya masih harus diatasi.
Analisis Ahli
Muhammad Arif
Biaya frekuensi yang tinggi akan menyulitkan layanan internet murah dan penetrasi akses yang cepat sesuai misi lelang.Iman Hirawadi
Secara teknologi, tidak ada kendala untuk mendukung frekuensi 1,4 GHz berbasis TDD selama ada permintaan dari customer.Jockie Heruseon
Selayaknya infrastruktur dan ekosistem mendukung, penerapan frekuensi 1,4 GHz bisa dilakukan dan Telkomsel akan mengikuti regulasi.


