Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Coca-Cola Pertimbangkan Jual Costa Coffee Setelah Penurunan Bisnis Kopi

Bisnis
Manajemen dan Strategi Bisnis
YahooFinance YahooFinance
24 Agt 2025
203 dibaca
1 menit
Coca-Cola Pertimbangkan Jual Costa Coffee Setelah Penurunan Bisnis Kopi

Rangkuman 15 Detik

Coca-Cola menghadapi tantangan dalam segmen kopi yang mempengaruhi strategi masa depan mereka.
Akuisisi besar Coca-Cola sebelumnya memberikan dampak signifikan, tetapi aktivitas akuisisi baru-baru ini menurun.
Costa Coffee menjadi fokus strategi Coca-Cola saat mereka mengevaluasi potensi penjualan untuk meningkatkan pendapatan.
Coca-Cola menghadapi tantangan pada bisnis kopi mereka setelah penurunan volume kopi di segmen Global Ventures yang sekarang menyumbang hanya 6,7% dari total penjualan. Volume kopi turun 3% pada 2024, sehingga perusahaan harus mengevaluasi ulang peran kopi sebagai penggerak pertumbuhan global. Perusahaan kemungkinan akan menjual Costa Coffee yang mereka beli pada 2018 dengan harga £3,9 miliar. Nilai penjualan diprediksi hanya sekitar £2 miliar, hampir setengah dari harga akuisisi, meski penjualan naik 9% pada 2023 dibanding tahun sebelumnya. Costa Coffee masih menarik dengan penjualan £1,22 miliar dan telah membayar dividen lebih dari £250 juta ke Coca-Cola sejak diakuisisi. Namun kompetisi harga dan biaya meningkat membuat bisnis ini kurang menguntungkan seperti harapan awal. Coca-Cola tetap mencatat kinerja keuangan yang stabil pada Q2 2025, dengan penjualan neto naik 1% dan penjualan organik naik 5%. Laba per saham juga sesuai prediksi dan perusahaan mempertahankan target pertumbuhan pendapatan dan laba tahun ini. Ke depan, Coca-Cola akan berfokus pada strategi pertumbuhan yang lebih selektif, mengurangi agresivitas akuisisi dan menyesuaikan portofolio produknya, terutama merestrukturisasi investasi di bidang kopi yang selama ini dianggap kurang memberikan hasil optimal.

Analisis Ahli

James Quincey
Strategi Coca-Cola akan lebih terfokus pada produk inti dengan pertumbuhan stabil, dan pengelolaan portofolio yang lebih hati-hati untuk menghindari investasi yang kurang menguntungkan.
Analis Pasar Ritel
Penurunan nilai Costa Coffee mencerminkan risiko besar di industri kopi, terutama di tengah peningkatan biaya dan persaingan dari pemain premium lokal yang semakin kuat.