Uni Eropa Percepat Pengembangan Euro Digital Hadapi Dominasi Stablecoin AS
Finansial
Mata Uang Kripto
22 Agt 2025
85 dibaca
2 menit
Rangkuman 15 Detik
Pembuat kebijakan Uni Eropa merespons regulasi stablecoin AS dengan mempercepat rencana euro digital.
ECB mempertimbangkan penggunaan teknologi blockchain untuk euro digital untuk bersaing dengan stablecoin berbasis dolar.
Ada kekhawatiran bahwa euro dapat kehilangan relevansi dalam sistem pembayaran global jika tidak ada inovasi dalam mata uang digital.
Uni Eropa tengah berupaya mempercepat pengenalan euro digital sebagai respons atas regulasi baru yang diterapkan Amerika Serikat terhadap stablecoin, jenis mata uang digital yang nilainya dipatok pada dolar AS. Pemerintah AS baru saja mengesahkan Undang-undang GENIUS yang menetapkan aturan bagi industri stablecoin senilai 288 miliar dolar AS, memberikan tekanan bagi Uni Eropa agar tidak tertinggal dalam persaingan mata uang digital.
Sebelumnya, Bank Sentral Eropa (ECB) berencana menggunakan teknologi privat yang terpusat untuk mengelola euro digital demi melindungi privasi dan keamanan pengguna. Namun, kini ada perubahan preferensi yang mulai mempertimbangkan penggunaan blockchain publik seperti Ethereum atau Solana, yang memungkinkan euro digital beredar lebih bebas dan bisa bersaing dengan aset digital dolar yang telah tersebar luas.
Penyesuaian ini muncul karena kekhawatiran bahwa stablecoin yang berpatokan dolar AS dapat semakin menguatkan dominasi AS dalam transaksi lintas negara. Jika Uni Eropa tidak bergerak cepat, ada risiko bahwa simpanan euro akan beralih ke aset digital dolar yang dikelola oleh perusahaan di AS. Hal ini juga disebabkan oleh tekanan dari perkembangan mata uang digital negara lain seperti digital yuan dari Tiongkok dan digital pound di Inggris.
Meski beberapa euro-backed stablecoin sudah ada, seperti EURC yang dikeluarkan oleh Circle, namun token yang diterbitkan langsung oleh bank sentral tentu akan memberikan legitimasi dan kepercayaan lebih tinggi. ECB masih dalam proses evaluasi teknologi mana yang paling cocok untuk menjaga keseimbangan antara keamanan, privasi, dan kemudahan penggunaan serta memastikan euro tetap relevan di dunia yang terus digitalisasi.
Dengan perkembangan ini, Eropa berusaha melindungi kedaulatan moneter dan sistem keuangannya agar tidak kalah dalam persaingan global mata uang digital. Keputusan apakah euro digital nanti akan berbasis teknologi blockchain publik atau privat menjadi kunci untuk masa depan pembayaran digital di Eropa dan peran euro dalam pasar internasional.
Analisis Ahli
Agustín Carstens
Euro digital perlu mengadopsi teknologi yang fleksibel dan aman untuk menyikapi perkembangan cepat stablecoin dan melindungi integritas sistem keuangan Eropa.