Rusia Wajibkan Aplikasi Lokal MAX dan RuStore di Semua Perangkat Mulai 2025
Teknologi
Keamanan Siber
22 Agt 2025
98 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
Pemerintah Rusia mewajibkan aplikasi MAX dan RuStore terpasang di semua perangkat untuk meningkatkan kontrol digital.
Aplikasi MAX diklaim lebih aman dibandingkan aplikasi asing meskipun ada keraguan dari pengkritik.
WhatsApp dan Telegram menghadapi tantangan terkait akses data oleh pemerintah Rusia, yang dapat memengaruhi penggunaannya.
Pemerintah Rusia memutuskan untuk memberlakukan kebijakan baru yang mewajibkan aplikasi pesan instan lokal bernama MAX terpasang otomatis di semua ponsel dan tablet yang dijual di Rusia mulai 1 September 2025. MAX merupakan aplikasi yang dikembangkan oleh perusahaan teknologi milik negara, VK, dan akan terintegrasi dengan layanan pemerintah.
Selain aplikasi pesan MAX, Rusia juga mewajibkan toko aplikasi domestik yang bernama RuStore untuk terpasang di seluruh perangkat, termasuk perangkat Apple seperti iPhone. Kebijakan ini juga mulai berlaku pada tanggal 1 September 2025. Toko aplikasi internasional dianggap kurang mendukung pengawasan dan kepatuhan terhadap regulasi pemerintah Rusia.
Selanjutnya, aplikasi televisi pemerintah, LIME HD TV, akan diwajibkan terpasang di semua smart TV mulai 1 Januari 2026. Aplikasi ini menayangkan saluran TV pemerintah secara gratis dan menjadi salah satu langkah Moskow untuk memperkuat kontrol media dan ruang digital.
Langkah-langkah ini muncul di tengah ketegangan antara Rusia dan Barat terkait konflik di Ukraina, di mana platform asing seperti WhatsApp dan Telegram dianggap tidak kooperatif dalam memberikan data kepada aparat hukum Rusia terkait kasus penipuan dan terorisme. Sebagai gantinya, Rusia mendukung aplikasi lokal yang diklaim lebih aman oleh pemerintah.
Meski aplikasi MAX telah diunduh oleh 18 juta pengguna, beberapa fiturnya masih dalam tahap uji coba. Namun, ada kekhawatiran dari pengkritik bahwa aplikasi ini dapat digunakan untuk melacak pengguna. Pemerintah membantah tuduhan ini dan menegaskan data yang diakses MAX lebih sedikit dibanding aplikasi asing.
Analisis Ahli
Andrei Soldatov
Sebagai ahli keamanan siber dan pengamat kebijakan internet Rusia, ia berpendapat bahwa kebijakan ini adalah langkah strategis Kremlin untuk meningkatkan pengawasan dan membatasi informasi yang tidak diinginkan di internet Rusia.Eva Galperin
Pakar privasi dan keamanan digital dari Electronic Frontier Foundation menilai bahwa aplikasi wajib seperti MAX berpotensi menjadi alat pengawasan terselubung yang dapat membatasi kebebasan digital pengguna di Rusia.

