Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Investor Crypto Kehilangan Rp1,3 Triliun Karena Penipuan Rekayasa Sosial

Teknologi
Keamanan Siber
cyber-security (7mo ago) cyber-security (7mo ago)
22 Agt 2025
25 dibaca
2 menit
Investor Crypto Kehilangan Rp1,3 Triliun Karena Penipuan Rekayasa Sosial

Rangkuman 15 Detik

Penipuan sosial di dunia cryptocurrency semakin meningkat.
Investasi dalam cryptocurrency memerlukan kewaspadaan dan pemahaman yang baik.
Penting untuk memverifikasi identitas sebelum memberikan informasi sensitif.
Seorang investor kripto baru-baru ini kehilangan 783 Bitcoin, yang saat itu bernilai 91 juta dolar, akibat penipuan rekayasa sosial. Pelaku menyamar sebagai staf dukungan pelanggan dari perusahaan dompet perangkat keras dan bursa kripto untuk menipu korban agar memberikan akses ke aset digitalnya. Setelah berhasil mendapatkan akses, pelaku memindahkan dana ke beberapa dompet digital dan akhirnya sebagian besar disalurkan ke Wasabi Wallet, sebuah layanan pencampur Bitcoin yang berfokus pada privasi. Harga Bitcoin pun turun, sehingga nilai aset yang hilang kini sekitar 88 juta dolar. Kasus ini mengingatkan pada insiden yang terjadi setahun sebelumnya, dimana tiga orang berhasil mencuri 4.064 Bitcoin senilai 243 juta dolar dengan metode serupa. Pelaku kasus sebelumnya bahkan ditangkap di Florida setelah membelanjakan uang curian untuk barang-barang mewah. FBI dan SEC juga telah memperingatkan masyarakat tentang berbagai teknik rekayasa sosial, seperti SIM swapping dan phishing, yang dapat mengelabuhi korban hingga kehilangan uang dalam jumlah besar. Sayangnya, hal ini juga tidak hanya menimpa investor, tetapi juga staf lembaga resmi. Selain itu, kelompok hacker bahkan membuat perusahaan kripto palsu untuk menipu para pencari kerja agar mengunduh malware yang bisa menguras isi dompet digital mereka. Kasus-kasus ini menegaskan bahwa waspada dan pengetahuan keamanan adalah syarat mutlak bagi siapa pun yang bergerak di dunia kripto.

Analisis Ahli

Andreas Antonopoulos
Rekayasa sosial adalah celah terbesar dalam keamanan kripto yang seringkali diabaikan; edukasi pengguna adalah kunci utama mencegah kerugian serupa di masa depan.