TLDR
Serangan sosial terus menjadi ancaman besar bagi investor kripto. Pencucian uang melalui alat privasi seperti Wasabi Wallet semakin umum. Tahun 2025 menunjukkan tren yang mengkhawatirkan dengan kerugian besar dalam industri kripto. Pada tanggal 19 Agustus 2025, terjadi serangan rekayasa sosial besar yang berhasil mencuri 783 Bitcoin senilai 91,4 juta dolar Amerika Serikat. Penyerang menyamar sebagai agen dukungan dompet perangkat keras dan berhasil mengelabui korban agar memberikan kredensial dompet mereka.Metode serangan ini menjadi salah satu modus penipuan yang marak dalam dunia kripto selama setahun terakhir, yang menyebabkan banyak kehilangan besar. Korban tidak hanya dihadapkan pada risiko keamanan teknologi, namun juga penipuan psikologis yang canggih.Setelah dana berhasil dicuri, uang tersebut kemudian dicuci melalui serangkaian transfer dan masuk ke Wasabi Wallet, sebuah alat privasi yang dirancang untuk mempersulit pelacakan transaksi digital. Proses pelacakan dana menjadi semakin sulit dengan adanya penggunaan teknologi privasi tersebut.Serangan ini terjadi tepat satu tahun setelah sebuah pencurian besar terhadap kreditor Genesis senilai 243 juta dolar AS, yang menimbulkan reaksi keras di dunia kripto dan melibatkan penangkapan 12 pelaku di California pada bulan Mei.Secara keseluruhan, tahun 2025 menjadi tahun yang sangat buruk bagi investor kripto dengan total kerugian mencapai 3,1 miliar dolar AS di enam bulan pertama akibat serangkaian peretasan dan penipuan yang terjadi secara global.