Penelitian Baru: Peta Otak Tidak Berubah Setelah Amputasi Lengan
Sains
Neurosains and Psikologi
21 Agt 2025
165 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
Peta tubuh di korteks somatosensorik primer tetap tidak berubah setelah amputasi.
Penelitian ini menantang pemahaman lama tentang reorganisasi kortikal di otak.
Temuan ini dapat bermanfaat untuk pengembangan prostetik dan perawatan nyeri phantom.
Selama ini, para ilmuwan yakin bahwa ketika seseorang kehilangan anggota tubuh, otaknya akan berusaha mengatur ulang peta sensorik untuk mengisi area yang hilang tersebut. Peta ini ada di bagian otak yang disebut korteks somatosensorik primer, yang berfungsi mengatur rasa dan sentuhan dari bagian tubuh.
Namun, sebuah penelitian baru menggunakan pemindaian otak fMRI selama lima tahun menemukan bahwa peta otak tersebut ternyata tidak mengalami perubahan berarti meskipun lengan sudah diamputasi. Ini bertentangan dengan kepercayaan lama yang sudah ada di berbagai buku pelajaran dan penelitian sebelumnya.
Penelitian ini melibatkan tiga orang yang menjalani operasi amputasi lengan. Mereka melakukan berbagai gerakan sebelum dan sesudah operasi sambil dipindai otaknya menggunakan fMRI. Hasilnya menunjukkan, peta tangan mereka dalam otak tetap aktif dan tidak bergeser ke bagian yang lain, seperti yang sebelumnya diduga akan terjadi.
Hal ini menjadi temuan penting karena membantu mengubah pandangan ilmiah tentang bagaimana otak merespon kehilangan anggota tubuh. Pemahaman ini berpotensi membantu para ilmuwan dan dokter dalam merancang alat prostetik yang lebih baik dan juga cara baru untuk mengatasi rasa sakit yang dirasakan orang setelah kehilangan anggota tubuh.
Penemuan ini menunjukan bahwa otak mempunyai kestabilan yang tinggi dalam mengelola peta tubuh, dan ini akan memancing penelitian lanjutan tentang bagaimana sensasi dan nyeri anggota tubuh semu bisa terjadi meskipun peta otak tetap tidak berubah.
Analisis Ahli
Tamar Makin
Ini adalah bukti paling tegas bahwa peta tubuh pada otak tetap stabil setelah amputasi, yang harus mengubah cara kita memandang neuroplastisitas dalam konteks amputasi.

