AI summary
Sebagian besar UK SMEs nyaman dengan penggunaan AI dalam penilaian kebutuhan asuransi. Meshed berupaya merevolusi pasar asuransi komersial untuk UK SMEs dengan dukungan investasi yang kuat. Brokers harus mempertimbangkan adopsi AI agar tetap kompetitif dan relevan di industri asuransi. Survei GlobalData tahun 2025 menunjukkan bahwa sebagian besar UKM di Inggris merasa nyaman menggunakan AI untuk menilai kebutuhan asuransi mereka. Sebanyak 64,5% responden merasa setidaknya agak nyaman, dan lebih dari satu perempat sangat nyaman dengan konsep ini.Meshed, sebuah broker asuransi berbasis AI, baru-baru ini mengumpulkan dana sebesar £950,000 dari investor termasuk Aviva untuk mempercepat transformasi pasar asuransi komersial bagi UKM. Perusahaan ini menargetkan pemangkasan biaya administratif dan premi asuransi melalui otomatisasi.Meshed menyoroti bahwa hampir 80% UKM di Inggris saat ini masih kurang mendapat perlindungan asuransi yang memadai. Hal ini disebabkan oleh praktik broker yang ketinggalan zaman dan proses manual yang tidak efisien, sehingga AI diharapkan bisa memecahkan masalah tersebut.Namun, survei yang sama mengindikasikan bahwa broker asuransi tradisional kurang menyadari potensi gangguan besar dari AI, dengan hanya 5,2% yang menganggap AI sebagai ancaman terbesar bagi bisnis mereka. Penggunaan alat AI untuk rekomendasi polis masih sangat rendah di kalangan broker.Artikel ini mengingatkan bahwa kegagalan broker asuransi untuk mengadopsi AI dapat membuat mereka kehilangan daya saing. Di pasar yang semakin mengutamakan efisiensi dan kemampuan digital, AI menjadi kunci agar broker tetap relevan dan bisa memenuhi ekspektasi klien UKM.
Broker asuransi yang menolak adopsi AI sedang menggambarkan masa depan mereka sendiri yang suram karena mereka gagal memahami perubahan pasar yang sedang berlangsung. Investasi dan dukungan terhadap AI oleh perusahaan seperti Meshed adalah bukti nyata bahwa teknologi ini akan menjadi standar baru dalam industri asuransi UKM.