China Siapkan Stablecoin Yuan untuk Perluas Penggunaan Global Mata Uang
Finansial
Mata Uang Kripto
20 Agt 2025
283 dibaca
2 menit
Rangkuman 15 Detik
Tiongkok sedang mempertimbangkan rencana untuk memperkenalkan stabilcoin yang didukung yuan.
Langkah ini menunjukkan perubahan signifikan dalam sikap Tiongkok terhadap aset digital.
Regulasi yang tepat dan pengembangan infrastruktur akan menjadi kunci bagi keberhasilan stabilcoin di pasar global.
China sedang mempertimbangkan untuk mengizinkan penggunaan stablecoin yang didukung mata uang yuan sebagai alat untuk memperluas penggunaan yuan secara global. Ini menandai perubahan besar dari sikap sebelumnya yang melarang perdagangan dan penambangan cryptocurrency demi menjaga stabilitas sistem keuangan.
Rencana ini akan dibahas dan kemungkinan disetujui oleh State Council, dimana akan mencakup target penggunaan yuan lebih luas di pasar global serta pembagian tanggung jawab pengawasan antara regulator domestik, termasuk langkah pencegahan risiko yang jelas.
Hong Kong dan Shanghai dipilih sebagai pusat utama untuk mempercepat implementasi stablecoin berbasis yuan, sementara pembicaraan untuk menggunakan stablecoin di perdagangan lintas negara akan dilakukan pada pertemuan internasional seperti KTT Shanghai Cooperation Organisation.
Meski penggunaan yuan saat ini relatif kecil dalam pembayaran global dengan porsi di bawah 3%, stablecoin memberikan peluang untuk memperbaiki posisi ini melalui teknologi blockchain yang memungkinkan transfer dana yang cepat dan murah serta beroperasi 24 jam tanpa batasan geografis.
Pasar stablecoin global saat ini berukuran sekitar 247 miliar dolar AS, dan diperkirakan dapat tumbuh hingga 2 triliun dolar AS pada tahun 2028, sehingga langkah China ini berpotensi mengubah dinamika mata uang digital global, khususnya dalam menghadapi pengaruh dominan dolar AS.
Analisis Ahli
Huang Yiping
Menyatakan bahwa stablecoin yuan offshore di Hong Kong adalah kemungkinan nyata, menandakan dukungan kuat dari kalangan penasihat PBOC terhadap inovasi ini.