Malik Peiris: Waspadai Virus Pernapasan untuk Cegah Pandemi Berikutnya
Sains
Kesehatan dan Obat-obatan
19 Agt 2025
125 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
Pandemi berikutnya tidak dapat dihindari, sehingga perlu ada persiapan yang lebih baik.
Virus pernapasan memiliki potensi besar untuk menyebabkan wabah global.
Kesehatan satu kesehatan adalah pendekatan penting untuk mencegah pandemi di masa depan.
Profesor Malik Peiris, seorang ahli virologi asal Sri Lanka yang mengajar di University of Hong Kong, mengingatkan bahwa pandemi baru pasti akan terjadi. Pengalaman dari pandemi Covid-19 menunjukkan betapa besar dampaknya terhadap kesehatan, ekonomi, dan kehidupan sosial masyarakat di seluruh dunia.
Dalam beberapa dekade terakhir, virus yang menular dari hewan ke manusia semakin sering ditemukan dengan interval sekitar tiga sampai empat tahun. Virus-virus seperti Sars, swine flu, Covid-19, Mers, Ebola, dan Zika menunjukkan betapa rawannya kita terhadap penyakit baru yang berpotensi menjadi pandemi global.
Malik Peiris sendiri pernah menemukan virus coronavirus yang menyebabkan wabah Sars pada tahun 2003, yang hampir menjadi pandemi global. Kini, dia mengingatkan pentingnya dunia memperbaiki cara menangani pandemi agar lebih siap di masa depan.
Ia menekankan pentingnya pendekatan yang menggabungkan kesehatan manusia, kesehatan hewan, dan kesehatan lingkungan. Hal ini karena virus baru sering muncul dari hewan sebelum menular ke manusia, sehingga sistem kesehatan harus lebih terintegrasi dan resilient.
Kesadaran akan ancaman pandemi baru harus meningkatkan kolaborasi internasional serta investasi dalam riset dan sistem kesehatan global agar bencana akibat pandemi dapat diminimalisir dan dunia menjadi lebih siap menghadapi tantangan mendatang.
Analisis Ahli
Malik Peiris
Pandemi berikutnya pasti muncul dan kita harus fokus pada virus pernapasan yang sering berasal dari hewan untuk pencegahan yang lebih baik.Anthony Fauci
Mengantisipasi pandemi baru harus melibatkan peningkatan infrastruktur kesehatan global dan kesiapsiagaan yang kuat.

