Penemuan Sistem Hidrotermal Kunlun Besar dan Kaya Hidrogen di Laut Dalam Pasifik
Sains
Iklim dan Lingkungan
18 Agt 2025
168 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
Sistem hidrotermal Kunlun menawarkan wawasan baru tentang proses serpentinisasi dan produksi hidrogen.
Ekosistem di sekitar sistem ini menunjukkan bahwa kehidupan laut dalam dapat beradaptasi dengan kondisi ekstrem dan bergantung pada sintesis kimia berbasis hidrogen.
Penemuan ini membuka peluang baru untuk eksplorasi sumber daya hidrogen di dasar laut.
Para ilmuwan dari Institut Oseanologi Akademi Ilmu Pengetahuan Tiongkok (IOCAS) menemukan sistem hidrotermal besar yang kaya akan hidrogen di bawah dasar laut Pasifik barat. Sistem ini bernama Kunlun dan berada sekitar 80 kilometer di sebelah barat Palung Mussau pada lempeng Caroline.
Sistem Kunlun ini berukuran sangat besar, lebih dari 100 kali lipat dari Lost City yang terkenal, dengan 20 cekungan besar yang membentuk gugusan seperti pipa yang membawa cairan dan gas dari dalam Bumi. Kawah-kawah ini bahkan memiliki kedalaman hingga 130 meter.
Dengan kadar hidrogen antara 5,9 hingga 6,8 milimol per kilogram, sistem ini menyumbang sekitar 5 persen dari total produksi hidrogen abiotik bawah laut global. Penemuan ini menantang pandangan lama bahwa hidrogen hanya dihasilkan di daerah punggungan laut tengah.
Penelitian juga menemukan ekosistem yang kaya di dalam sistem ini, termasuk udang, kepiting, anemon, dan cacing tabung yang hidup dengan kemiosintesis berbasis hidrogen. Hal ini menunjukkan potensi ekologis yang besar dan relevansi bagi studi asal usul kehidupan.
Sistem Kunlun kini menjadi laboratorium alami untuk memahami hubungan antara hidrogen dengan kehidupan primitif serta membuka peluang eksplorasi sumber energi hidrogen bawah laut yang belum tergali.
Analisis Ahli
Prof. SUN Weidong
Sistem Kunlun menonjol dengan flux hidrogen yang tinggi dan setting geologi unik yang menantang asumsi lama bahwa hidrogen berbasis serpentinisasi terbatas di mid-ocean ridges.

