AI summary
Ursa Major berhasil melakukan tes statis untuk motor roket padat baru yang meningkatkan jangkauan tanpa meningkatkan ukuran. Kolaborasi dengan BAE Systems menunjukkan kemajuan dalam pengembangan sistem senjata presisi. Teknologi HLG memungkinkan pembuatan sistem roket dengan kapasitas produksi yang lebih tinggi dan efisiensi yang lebih baik. Ursa Major yang berbasis di Colorado berhasil melakukan static fire pada varian terbaru motor roket padat dengan jarak tembak yang diperpanjang menggunakan teknologi Highly Loaded Grain (HLG). Motor ini tetap mempertahankan ukuran asli namun memiliki performa yang meningkat.Motor roket ini dirancang khusus untuk sistem panduan laser APKWS milik BAE Systems yang sudah terbukti efektif di medan tempur selama lebih dari sepuluh tahun. Pengembangan ini menawarkan kemampuan tembak yang lebih jauh namun tetap presisi tinggi dan biaya efektif.Dalam kolaborasi dengan BAE Systems, Ursa Major menargetkan uji terbang yang direncanakan pada musim gugur 2025. Produksi motor ini juga didukung oleh Lynx Manufacturing System yang memakai teknologi cetak aditif untuk mempercepat dan memperluas kapasitas produksi.APKWS adalah sistem panduan laser yang mengubah roket tanpa panduan 2,75 inci menjadi munisi yang sangat akurat. Sistem ini digunakan di berbagai platform militer AS dan sedang dikembangkan juga untuk pesawat tak berawak serta kendaraan darat.Inovasi motor roket padat ini memungkinkan militer AS dan sekutunya memiliki akses pada persenjataan presisi yang lebih jauh jangkauannya, meningkatkan efektivitas tempur dan mengurangi kerusakan kolateral dengan tetap menjaga biaya yang terjangkau.
Pengembangan motor roket padat dengan teknologi tinggi yang memungkinkan peningkatan jarak tanpa memperbesar ukuran motor adalah inovasi penting dalam industri pertahanan. Langkah kolaboratif antara Ursa Major dan BAE Systems ini menunjukkan strategi yang tepat dalam mempercepat produksi dan memenuhi kebutuhan tempur modern secara efisien.