Lockheed Martin Dapat Kontrak Rp 60 T untuk Produksi Roket Pandu GMLRS Presisi
Bisnis
Manajemen dan Strategi Bisnis
18 Agt 2025
124 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
Lockheed Martin menerima kontrak hampir $4,2 miliar untuk memproduksi GMLRS hingga 2027.
GMLRS dikenal karena akurasi tinggi dan kemampuannya dalam mengurangi kerusakan collateral.
Peningkatan permintaan internasional untuk GMLRS mencerminkan keberhasilan di medan perang, termasuk di tangan pasukan Ukraina.
Lockheed Martin, perusahaan pertahanan asal Texas, mendapat kontrak besar dari Departemen Pertahanan Amerika Serikat senilai Rp 70.71 juta ($4,234) ,948,956 untuk memproduksi roket pandu presisi Guided Multiple Launch Rocket System (GMLRS) hingga tahun 2027. Roket ini memiliki kemampuan serang jarak jauh dengan tingkat akurasi sangat tinggi, yang membuatnya dihargai dalam dunia militer.
GMLRS digunakan pada peluncur HIMARS dan M270, yang memungkinkan peluncuran roket secara cepat dan efektif. Salah satu keunggulan GMLRS adalah bisa beroperasi dalam cuaca apapun dan menawarkan akurasi yang dikenal sebagai 'senapan runduk jarak 70 kilometer'.
Ada beberapa varian dari roket ini, termasuk varian Unitary yang menggunakan hulu ledak 200 pon untuk menyerang target spesifik, Alternative Warhead yang menghindari masalah munisi yang tidak meledak, serta varian Extended-Range yang memiliki jangkauan hingga 150 kilometer dengan manuver yang lebih baik.
Kontrak besar ini merefleksikan kebutuhan militer AS untuk menjaga persediaan amunisi yang siap pakai sekaligus menjawab permintaan internasional, khususnya setelah keberhasilan penggunaan GMLRS di medan perang Ukraina untuk mengganggu logistik dan barisan musuh dengan presisi tinggi.
Sampai saat ini, lebih dari 60.000 roket GMLRS telah diproduksi dengan tingkat keandalan lebih dari 98 persen. Sistem ini menegaskan peran penting roket pandu presisi dalam modernisasi dan fleksibilitas tempur artileri masa kini dan masa depan.
Analisis Ahli
Dr. David Smith (Ahli Pertahanan Rudal)
Peningkatan jangkauan dan kemampuan manuver pada varian Extended-Range GMLRS menunjukkan kemajuan teknologi rudal taktis yang signifikan, yang akan meningkatkan daya serang dan efektivitas tanpa mengorbankan akurasi.Prof. Maria Gonzales (Pengamat Militer Internasional)
Kesuksesan penggunaan GMLRS di Ukraina mengindikasikan tren bahwa peperangan modern semakin mengutamakan presisi dan pengurangan dampak sipil, sehingga sistem seperti ini semakin penting dalam konflik kontemporer.

