Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

M&S Pulihkan Layanan Click and Collect Setelah Serangan Siber Mahal

Teknologi
Keamanan Siber
Reuters Reuters
12 Agt 2025
183 dibaca
1 menit
M&S Pulihkan Layanan Click and Collect Setelah Serangan Siber Mahal

Rangkuman 15 Detik

Marks & Spencer telah memulihkan layanan Click & Collect setelah gangguan akibat serangan siber.
Serangan siber diperkirakan menyebabkan kerugian besar bagi M&S, tetapi analis tidak melihat dampak jangka panjang yang signifikan.
Pesaing M&S seperti Next dan Sainsbury's berhasil mendapatkan keuntungan selama periode ketika M&S mengalami kesulitan.
Marks & Spencer (M&S) mengalami gangguan besar setelah serangan siber pada April 2025 yang membuat layanan 'click and collect' untuk pakaian berhenti hampir empat bulan. Serangan ini menyebabkan hilangnya keuntungan sekitar £300 juta dan menghambat penjualan online mereka. M&S mulai kembali melayani pesanan pengiriman online pada Juni, namun layanan 'click and collect' baru diaktifkan kembali pada awal Agustus. Pengoperasian penuh ini memungkinkan pelanggan kembali membeli dan mengambil barang secara mudah seperti sebelumnya. CEO M&S dan manajemen mengonfirmasi bahwa kerugian akibat serangan siber telah berdampak besar pada ketersediaan produk sehingga juga menurunkan penjualan di toko fisik. Namun perusahaan berharap asuransi dan pengendalian biaya dapat mengurangi sebagian kerugian tersebut. Para pesaing M&S seperti Next dan Sainsbury's mendapat keuntungan dari gangguan ini karena pelanggan beralih membeli pada merek lain yang lebih mudah diakses saat itu. Polisi Inggris telah menangkap empat orang terkait dengan serangan ini dan menyebut kelompok peretas DragonForce bertanggung jawab. Saham M&S naik setelah layanan 'click and collect' kembali dan analis mengatakan ini adalah tanda positif bahwa perusahaan mulai pulih dan pelanggan percaya pada keamanan dan kenyamanan berbelanja kembali di M&S.

Analisis Ahli

Kate Calvert
Pengembalian layanan 'click and collect' adalah sinyal utama bahwa konsumen melihat M&S kembali normal dan tidak akan berpengaruh buruk pada valuasi jangka panjang perusahaan.