Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Peneliti Kopenhagen Temukan Jejak Axion Materi Gelap di Gugus Galaksi

Sains
Astronomi dan Penjelajahan Luar Angkasa
InterestingEngineering InterestingEngineering
16 Agt 2025
98 dibaca
2 menit
Peneliti Kopenhagen Temukan Jejak Axion Materi Gelap di Gugus Galaksi

Rangkuman 15 Detik

Penelitian di Universitas Kopenhagen menunjukkan metode baru untuk mendeteksi aksion menggunakan kluster galaksi.
Hasil penelitian ini memberikan petunjuk kuat tentang keberadaan aksion, meskipun belum membuktikannya secara definitif.
Metode ini dapat diterapkan dalam penelitian di masa depan untuk memetakan area lain yang mungkin mengandung aksion.
Materi gelap adalah salah satu misteri terbesar dalam fisika saat ini, karena meskipun diketahui eksistensinya melalui pengaruh gravitasinya, partikel penyusunnya belum pernah ditemukan secara langsung. Salah satu kandidat partikel yang sangat ringan dan sulit dideteksi adalah axion. Peneliti mencoba metode baru dengan menggunakan gugus galaksi raksasa sebagai laboratorium alam untuk mencari tanda keberadaan axion. Gugus galaksi adalah kumpulan ratusan galaksi yang sangat masif dan memiliki medan magnet kuat di ruang antar galaksinya. Ketika cahaya dari sumber terang di balik gugus ini melewati medan magnet, ada kemungkinan foton dalam cahaya itu berubah menjadi axion dan kembali lagi, yang akan meninggalkan pola khusus dalam data pengamatan. Para peneliti di Universitas Kopenhagen mengamati 32 sumber cahaya intens, seperti galaksi aktif dengan lubang hitam supermasif, untuk mencari tanda konversi foton-axion ini. Masing-masing pengamatan terasa seperti kebisingan acak, tetapi ketika data dari semua sumber digabungkan, pola langkah yang khas mulai muncul. Pola ini menyerupai prediksi teori tentang jejak yang ditinggalkan oleh konversi foton dan axion. Meskipun ini bukan bukti pasti keberadaan axion, penelitian ini telah mempersempit ruang pencarian sifat-sifat axion dan memberikan metode baru yang bisa digunakan dengan berbagai jenis cahaya dan oleh peneliti di seluruh dunia. Kalau sinyal ini benar di masa depan, penemuan tersebut bisa menjadi terobosan besar dalam menjawab misteri materi gelap yang sudah berlangsung hampir satu abad, yang berperan penting dalam struktur dan pertumbuhan galaksi di alam semesta.

Analisis Ahli

Oleg Ruchayskiy
Menggabungkan data dari berbagai sumber dapat mengubah kebisingan yang membingungkan menjadi pola yang bisa dikenali, yang merupakan terobosan besar dalam deteksi partikel yang sulit ditemukan seperti axion.