Google Luncurkan AI Flight Deals untuk Bantu Cari Tiket Pesawat Murah
Teknologi
Kecerdasan Buatan
14 Agt 2025
110 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
Google meluncurkan alat baru bernama Flight Deals yang menggunakan AI untuk membantu pengguna menemukan penawaran penerbangan.
Regulator Eropa sedang menyelidiki potensi dominasi Google dalam pasar pencarian perjalanan.
Flight Deals akan diluncurkan dalam versi beta di beberapa negara untuk mengumpulkan umpan balik dari pengguna.
Google baru saja memperkenalkan Flight Deals, sebuah alat pencarian penerbangan dengan kecerdasan buatan yang terkoneksi pada Google Flights. Alat ini dibuat untuk membantu pelancong yang fleksibel dalam mencari tiket pesawat dengan harga lebih terjangkau berdasarkan permintaan dalam bahasa alami.
Pengguna dapat mengetik permintaan seperti "perjalanan seminggu musim dingin ke kota dengan makanan enak dan penerbangan nonstop" atau "liburan ski 10 hari di resort kelas dunia". AI akan memproses permintaan tersebut dan menampilkan pilihan yang paling sesuai dari data Google Flights secara langsung.
Sementara itu, regulator seperti Komisi Eropa masih melakukan penyelidikan apakah Google menyalahgunakan posisi dominannya dalam pencarian perjalanan yang merugikan persaingan. Google juga sedang merencanakan beberapa penyesuaian untuk mematuhi aturan Digital Markets Act, seperti menambahkan kotak perbandingan harga.
Flight Deals akan diluncurkan versi beta terlebih dahulu di Amerika Serikat, Kanada, dan India untuk mengumpulkan umpan balik dan menjajaki bagaimana AI dapat mempermudah perencanaan perjalanan. Sementara itu, Google Flights versi klasik tetap ada dan bahkan mendapat pembaruan fitur baru.
Langkah Google ini adalah bagian dari persaingan yang semakin ketat dengan perusahaan lain seperti OpenAI, Booking.com, dan Expedia yang juga sedang mengintegrasikan AI dalam layanan perjalanan mereka. Keberhasilan Flight Deals dapat memperkuat posisi Google, tetapi juga menghadirkan tantangan regulasi yang signifikan.
Analisis Ahli
Andrew Ng
Integrasi AI dalam pencarian perjalanan adalah langkah penting yang dapat memperkaya pengalaman pengguna, namun perlu diimbangi dengan kebijakan privasi dan keterbukaan data agar kepercayaan tetap terjaga.Fei-Fei Li
Google Flight Deals menunjukkan potensi AI dalam memahami kebutuhan manusia secara natural, tetapi keberhasilan jangka panjang bergantung pada bagaimana AI ini dioptimalkan untuk menghadapi dinamika kompetisi dan regulasi.

