Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Google Flight Deals: AI Membantu Cari Tiket Pesawat Murah Sesuai Keinginan

Teknologi
Kecerdasan Buatan
artificial-intelligence (7mo ago) artificial-intelligence (7mo ago)
14 Agt 2025
136 dibaca
2 menit
Google Flight Deals: AI Membantu Cari Tiket Pesawat Murah Sesuai Keinginan

Rangkuman 15 Detik

Google mengintegrasikan AI untuk membantu pengguna merencanakan perjalanan dengan lebih baik.
Flight Deals memungkinkan pencarian yang lebih fleksibel berdasarkan preferensi pengguna.
Hasil pencarian Flight Deals dapat mencakup destinasi yang tidak biasa, memberikan pilihan baru untuk liburan.
Google kini sedang menguji alat baru bernama Flight Deals yang menggunakan kecerdasan buatan (AI) untuk membantu orang menemukan tiket pesawat murah. Layanan ini berbeda dari yang biasa karena memungkinkan pengguna untuk menjelaskan jenis perjalanan yang mereka inginkan, bukan hanya memasukkan tujuan secara langsung. Misalnya, pengguna bisa mencari liburan akhir pekan ke pedesaan dengan aktivitas seperti naik kuda dan kayak, atau perjalanan ke Eropa untuk mencicipi keju dan anggur di bulan Mei. Google lalu menggunakan AI untuk mencari penerbangan yang sesuai dengan deskripsi tersebut. Saat mencoba menggunakan Flight Deals, hasil pencarian menggabungkan tempat-tempat wisata populer dan lokasi yang kurang dikenal, memberikan opsi baru yang menarik bagi pengguna yang ingin suasana berbeda. Namun, ada juga hasil yang kurang tepat, seperti saat mencari trip tropis dekat Orlando yang menampilkan Miami dan Key West. Google Flight Deals akan menampilkan penerbangan dalam enam bulan ke depan bila pengguna tidak memasukkan tanggal spesifik. Pengguna juga dapat mengatur preferensi lanjutan seperti jumlah pemberhentian dan maskapai, tapi alat AI ini mengurangi kebutuhan untuk pengaturan rumit tersebut. Layanan ini tersedia dalam versi beta di Amerika Serikat dan Kanada. Meski belum sempurna, fitur AI ini bisa menjadi alat yang bermanfaat untuk mencari ide liburan dengan anggaran terbatas sambil tetap memberikan fleksibilitas dan inspirasi bagi para pengguna.

Analisis Ahli

Brian Chesky (CEO Airbnb)
Menggunakan AI untuk menciptakan pengalaman perjalanan yang dipersonalisasi dapat merevolusi cara orang memilih destinasi dan merencanakan liburan, asalkan data yang digunakan akurat dan relevan.