Peringatan Banjir Bersejarah di Mendenhall, Juneau Dipicu Perubahan Iklim
Sains
Iklim dan Lingkungan
13 Agt 2025
95 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
Perubahan iklim menyebabkan peningkatan frekuensi dan intensitas banjir di Alaska.
Warga Juneau diimbau untuk mengungsi sebagai langkah pencegahan terhadap banjir besar.
Pemerintah sedang mencari solusi permanen untuk mengatasi dampak banjir yang disebabkan oleh pencairan gletser.
Di Juneau, Alaska, terjadi peringatan banjir besar setelah air mulai bocor dari bendungan es di Gletser Mendenhall. Pejabat kota menyerukan penduduk di zona banjir untuk segera mengungsi karena air sungai diperkirakan akan mencapai rekor tertinggi, melampaui tahun sebelumnya.
Bendungan es ini terbentuk oleh mundurnya gletser kecil yang menciptakan sebuah danau bernama Suicide Basin. Setiap musim panas, danau ini dipenuhi air hujan dan salju yang mencair, yang kemudian mengalir ke Danau Mendenhall dan sungai setempat, meningkatkan risiko banjir.
Para ahli menyatakan bahwa banjir ini semakin sering dan parah karena pemanasan global yang mempercepat pencairan gletser, dengan suhu rata-rata di Alaska meningkat dua kali lebih cepat dibandingkan rata-rata nasional Amerika Serikat selama beberapa dekade terakhir.
Sebagai upaya mitigasi, pemerintah bersama berbagai lembaga telah memasang 10.000 sandbag Hesco untuk melindungi sekitar 460 properti dari banjir. Namun, solusi jangka panjang berupa pembangunan tanggul permanen masih dalam proses studi dan diperkirakan memerlukan waktu bertahun-tahun.
Komunitas lokal diperkirakan akan terus menghadapi risiko banjir berulang hingga 25-60 tahun ke depan, selama gletser tersebut tetap berperan sebagai bendungan alami. Penduduk di kawasan Mendenhall Valley diimbau untuk selalu waspada dan mengikuti arahan evakuasi demi keselamatan mereka.
Analisis Ahli
Rick Thoman
Perubahan iklim adalah penyebab utama dari fenomena banjir berulang di Mendenhall Glacier, yang sebelumnya tidak akan terjadi tanpa pemanasan global.

