Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Banjir Subglasial Besar di Greenland Pecahkan Es dari Bawah Permukaan

Sains
Iklim dan Lingkungan
climate-and-environment (7mo ago) climate-and-environment (7mo ago)
31 Jul 2025
150 dibaca
2 menit
Banjir Subglasial Besar di Greenland Pecahkan Es dari Bawah Permukaan

Rangkuman 15 Detik

Penelitian ini menunjukkan bahwa air subglacial dapat bergerak ke arah yang tidak terduga, merusak es dari bawah.
Banjir subglacial yang terjadi dapat mempengaruhi stabilitas Greenland Ice Sheet dan potensi kenaikan permukaan laut.
Data satelit sangat penting untuk memahami perubahan yang terjadi di es dan iklim secara keseluruhan.
Pada tahun 2014, sebuah banjir besar terjadi di bawah Lapisan Es Greenland yang hingga kini baru bisa dipahami para ilmuwan. Banjir ini berasal dari danau tersembunyi di bawah es yang meledak ke permukaan akibat tekanan air yang sangat tinggi. Air berjumlah sekitar 90 juta meter kubik keluar selama sepuluh hari dan membentuk kawah besar sedalam 85 meter dan seluas lebih dari dua kilometer persegi di atas es. Dampaknya sangat dahsyat hingga mengoyak es dan membentuk medan es yang retak dan balok-balok es yang besar. Fenomena ini mengubah pemahaman lama bahwa air hanya mengalir ke bawah atau ke samping menuju laut. Ilmuwan menemukan air bisa bergerak ke atas dan memecah es dari bawah, terutama pada daerah yang diperkirakan lapisan esnya membeku. Temuan ini menunjukkan bahwa model pergerakan air dan stabilitas lapisan es harus diperbarui agar dapat memprediksi dampak perubahan iklim dengan lebih akurat. Satelit dan data pemetaan es modern sangat memainkan peran penting untuk monitoring kejadian seperti ini. Para peneliti memperingatkan, dengan perubahan iklim yang menyebabkan lebih banyak es mencair, peristiwa luar biasa seperti banjir subglasial ini mungkin akan menjadi lebih sering dan perlu dipelajari lebih dalam agar kita dapat mengantisipasi dampaknya terhadap kenaikan permukaan laut.

Analisis Ahli

Dr Jade Bowling
Penemuan ini menunjukkan bagaimana banjir subglasial memiliki kekuatan destruktif yang tidak terduga, mengubah lanskap es secara drastis dan menantang asumsi lama tentang pergerakan air di bawah es.
Professor Mal McMillan
Data satelit jangka panjang adalah kunci utama untuk mengawasi perubahan cepat ini, yang tidak bisa dideteksi melalui pemantauan konvensional.
Dr Amber Leeson
Temuan ini adalah peringatan bagi komunitas ilmiah agar lebih mendalami proses-proses dalam subglasial yang sebelumnya kurang dipahami.