Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Perangkat Terbang Ultralight Menerbangkan Sensor di Lapisan Atas Atmosfer dengan Cahaya Matahari

Sains
Fisika dan Kimia
physics-and-chemistry (7mo ago) physics-and-chemistry (7mo ago)
13 Agt 2025
171 dibaca
2 menit
Perangkat Terbang Ultralight Menerbangkan Sensor di Lapisan Atas Atmosfer dengan Cahaya Matahari

Rangkuman 15 Detik

Perangkat baru dapat terbang menggunakan sinar matahari tanpa bagian yang bergerak.
Desain perangkat ini memanfaatkan prinsip fisika yang telah ada sejak abad ke-19.
Penelitian ini dapat membuka peluang untuk eksplorasi atmosfer yang belum banyak diteliti.
Ben Schafer dan timnya berhasil membuat perangkat kecil berukuran sentimeter persegi yang bisa melayang menggunakan hanya cahaya matahari. Ini merupakan terobosan karena perangkat tersebut tidak memiliki bagian yang bergerak dan sangat ringan, sehingga mampu memanfaatkan sifat fisika unik yang kurang dikenal selama ini. Perangkat mereka didasarkan pada prinsip Crookes radiometer, sebuah alat klasik yang berputar saat terkena cahaya dalam ruang bertekanan rendah. Schafer dan tim mengadaptasi prinsip ini menggunakan teknologi modern untuk menciptakan wafer tipis yang terdiri atas dua lapisan dengan karakteristik berbeda, satu bagian menyerap panas dan yang lainnya tembus cahaya. Saat molekul gas mengenai lapisan yang lebih panas, mereka memantul dengan momentumnya lebih besar dibandingkan bagian yang dingin, menghasilkan gaya dorong ke atas yang membuat wafer ini dapat terangkat. Lubang kecil di lapisan juga membuat molekul gas dapat bergerak dan menghasilkan gaya tambahan yang membantu penerbangan perangkat ini. Kondisi tekanan rendah yang diperlukan oleh perangkat sangat mirip dengan yang ada di mesosfer, lapisan atmosfer yang sangat tinggi dan jarang dijelajahi. Dengan menggunakan wafer ultralight ini, diharapkan bisa dilakukan pengamatan dan pengumpulan data secara lebih murah dan efektif di daerah tersebut. Inovasi ini membuka peluang untuk mengirimkan grup perangkat kecil tanpa berat dan tanpa mesin ke lapisan atmosfer yang sulit diakses sebelumnya. Jika berhasil dikembangkan lebih lanjut, teknologi ini bisa mengubah cara kita memantau perubahan atmosfer dan fenomena iklim.

Analisis Ahli

Igor Bargatin
Desain baru ini sangat menjanjikan karena menerapkan konsep fisika langka dengan cara yang sangat inovatif, terutama perforasi lapisan yang menghasilkan gaya angkat yang mirip rotor helikopter.