Anduril Tantang Duopoli Roket AS, Tapi Pasokan Bahan Baku Jadi Kendala
Sains
Astronomi dan Penjelajahan Luar Angkasa
12 Agt 2025
26 dibaca
1 menit

Rangkuman 15 Detik
Anduril berusaha menjadi pemasok ketiga untuk motor roket padat di AS.
Pasokan ammonium perchlorate menjadi titik lemah dalam rantai pasokan industri pertahanan.
Investasi baru dalam kapasitas produksi diperlukan untuk memenuhi permintaan militer yang meningkat.
Anduril kini memiliki pabrik roket motor padat di Mississippi yang mampu memproduksi ribuan motor per tahun, menjadikannya pemasok ketiga di Amerika Serikat. Langkah ini penting karena selama puluhan tahun, hanya dua perusahaan besar yang mendominasi produksi roket tersebut.
Roket motor ini penting untuk berbagai misi, mulai dari pertahanan seperti interceptor misil hingga eksplorasi luar angkasa. Dengan meningkatnya ketegangan global, permintaan terhadap senjata dan roket jenis ini semakin meningkat.
Namun, rantai pasokan menjadi masalah serius karena bahan utama roket, ammonium perklorat (AP), diproduksi hanya oleh satu perusahaan besar di Utah, yang bisa menjadi titik lemah jika terjadi gangguan produksi.
Pemerintah AS dan para produsen baru mendorong upaya diversifikasi dan pengembangan teknologi baru agar tidak bergantung pada satu pemasok saja. Sejumlah perusahaan startup turut menerima dana pemerintah untuk berkarya dalam bidang ini.
Meski ada investasi besar dan rencana peningkatan kapasitas produksi AP, proses sertifikasi dan stabilitas permintaan membuat kemajuan berjalan lambat. Penting bagi pemerintah untuk memberikan sinyal permintaan jangka panjang agar industri berani menambah kapasitas.
Analisis Ahli
Jerry McGinn
Dominasi sumber tunggal AP dulu terjadi akibat penurunan permintaan, tapi sekarang dengan lonjakan kebutuhan, pemerintah harus mendorong prototyping dan pengembangan pemasok baru agar tidak bergantung pada monopolistik yang berisiko.Bill LaPlante
Permasalahan utama adalah waktu tunggu produksi (lead time) yang menyebabkan perilaku pengadaan tidak stabil; oleh karena itu, sinyal permintaan yang jelas dan konsisten penting untuk mendorong investasi berkelanjutan.

