Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Apple Investasi Rp9.000 Triliun, Apakah iPhone Bakal 'Made in America'?

Finansial
Investasi dan Pasar Modal
News Publisher
08 Agt 2025
92 dibaca
2 menit
Apple Investasi Rp9.000 Triliun, Apakah iPhone Bakal 'Made in America'?

AI summary

Apple berkomitmen untuk meningkatkan investasi dalam manufaktur di Amerika Serikat.
Perakitan iPhone secara penuh di AS dianggap mahal dan rumit.
Beberapa komponen penting iPhone sudah diproduksi di dalam negeri, meskipun perakitan masih dilakukan di luar negeri.
Presiden Donald Trump dan CEO Apple Tim Cook mengumumkan investasi tambahan sebesar US$100 miliar untuk perusahaan dan pemasok di Amerika Serikat dalam empat tahun ke depan. Tambahan ini menaikkan total investasi Apple menjadi US$600 miliar, sebagai bagian dari program American Manufacturing Program.Apple berkomitmen untuk memperkuat produksi di dalam negeri AS, dengan banyak komponen iPhone seperti semikonduktor dan kaca sudah diproduksi di sana. Namun, proses perakitannya masih dilakukan di negara lain, sehingga belum bisa dikatakan iPhone sepenuhnya "Made in America."Presiden Trump berharap pabrik-pabrik baru akan segera dibangun di AS sebagai hasil dari kebijakan yang mendukung manufaktur dalam negeri, meskipun ia tidak bisa memastikan waktu pastinya. Memindahkan seluruh produksi iPhone ke AS dianggap memerlukan waktu dan biaya yang besar.Pada sisi lain, Apple sebagian besar merakit iPhone yang dijual di AS di India untuk menghindari tarif impor dari China, walaupun tarif India akan naik. Apple memperkirakan kenaikan tarif ini akan berpotensi membebani perusahaan hingga US$1,1 miliar pada kuartal ini.Sejak 2017, Apple telah menunjukkan komitmen pada manufaktur AS dengan pembentukan dana khusus dan investasi di pusat data di beberapa negara bagian, menandakan bahwa usaha memperkuat manufaktur dalam negeri sudah berjalan meskipun tantangan besar masih ada.

Experts Analysis

Tim Cook
Sebagian besar komponen penting iPhone sudah dibuat di AS, tapi perakitan masih tersebar di luar negeri.
Donald Trump
Investasi ini merupakan yang terbesar dan menandai kembalinya sejumlah produksi ke AS.
Editorial Note
Langkah investasi Apple ini membawa angin segar bagi manufaktur AS, namun harapan bahwa seluruh produksi iPhone dapat segera dipindahkan ke dalam negeri nampaknya kurang realistis dalam waktu dekat karena kompleksitas dan biaya produksi sesungguhnya. Apple perlu terus berinovasi dalam rantai pasokan global sambil memperkuat basis manufaktur di AS secara bertahap agar bisa tetap kompetitif.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.