AI summary
Donald Trump mendorong Apple untuk memindahkan produksinya dari India ke AS. Apple berkomitmen untuk menginvestasikan US$500 miliar di AS dan menciptakan 20 ribu pekerjaan baru. Perusahaan teknologi besar seperti Apple mulai mengurangi ketergantungan pada China dan mencari alternatif produksi di negara lain. Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengatakan kepada CEO Apple, Tim Cook, untuk mengalihkan produksi Apple dari India kembali ke AS. Trump mengatakan bahwa AS sudah cukup lama membiarkan Apple memproduksi di China dan tidak ingin perusahaan membangun fasilitas besar di India.Apple sendiri memang tengah mengurangi ketergantungan produksi di China, yang selama ini menjadi pusat pembuatan berbagai produknya. Selain India, Apple juga memperluas kapasitas produksinya di Vietnam untuk menyebarkan risiko dan meningkatkan produksi global.Perusahaan teknologi besar ini juga telah mengumumkan rencana investasi besar di AS, yaitu sebesar US$500 miliar dalam lima tahun ke depan. Investasi ini diharapkan bisa menciptakan 20 ribu lapangan pekerjaan baru dan mendukung produksi teknologi tinggi seperti server AI.Apple berencana membuka pabrik server baru di Houston pada tahun 2026 dan membangun akademi manufaktur di Detroit. Selain itu, pusat data juga akan dibangun di beberapa wilayah agar memperkuat infrastruktur teknologi di AS.Meskipun Trump menegaskan agar Apple berhenti memperluas produksi di India, Apple belum memberikan rincian lebih lanjut mengenai rencana peningkatan produksi mereka di AS sesuai dengan permintaan tersebut.
Tekanan politik terhadap perusahaan global seperti Apple menunjukkan bagaimana kebijakan dalam negeri AS sangat memengaruhi strategi produksi multinasional. Meski secara bisnis produksi di India menawarkan keuntungan kost, nilai strategis produksi dalam negeri bagi pemerintah AS menjadi prioritas utama yang berdampak signifikan bagi Apple di masa depan.