TLDR
Telkomsel berkomitmen mendukung kemajuan teknologi melalui partisipasinya di KSTI 2025. KSTI 2025 merupakan platform strategis untuk merumuskan langkah-langkah riset nasional dan integrasi teknologi dalam pembangunan. Pemanfaatan AI oleh Telkomsel di berbagai sektor dapat mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. Telkomsel menegaskan komitmennya dalam mendukung kemajuan Indonesia melalui partisipasi aktif di Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri (KSTI) Indonesia 2025 yang digelar di Institut Teknologi Bandung. KSTI ini bertema 'Sains dan Teknologi untuk Pertumbuhan dan Pemerataan Ekonomi' dan dibuka oleh Presiden Republik Indonesia.Konvensi ini menjadi ajang strategis untuk merumuskan peta jalan riset nasional serta mengintegrasikan teknologi dalam pembangunan ekonomi nasional. Telkomsel turut menampilkan berbagai inovasi teknologi berbasis Artificial Intelligence (AI) yang sudah diterapkan di berbagai sektor, seperti perencanaan jaringan telekomunikasi, manufaktur, pertambangan, pembelajaran, pertanian, dan teknologi penerjemahan bahasa.Selama 30 tahun, Telkomsel konsisten berinovasi di bidang teknologi dan memperoleh penghargaan internasional atas solusi jaringan pintar Autonomous Network. Selain itu, Telkomsel juga aktif mengembangkan talenta digital AI melalui berbagai program akademi dan inkubator yang mendukung transformasi digital nasional.Indra Mardiatna, Direktur Network Telkomsel, menyampaikan keyakinan bahwa pemanfaatan AI bukan hanya akan meningkatkan efisiensi usaha perusahaan, tetapi juga memperkuat pertumbuhan ekonomi nasional serta kesejahteraan masyarakat secara luas. Telkomsel menjadi pelopor pemanfaatan AI yang sejalan dengan misi strategis pemerintah, Asta Cita.KSTI 2025 sekaligus menjadi momentum bagi Telkomsel untuk memperkuat semangat kemerdekaan Indonesia, menginspirasi bangsa agar lebih optimis menyongsong masa depan yang maju dan berdaya saing dengan teknologi AI terdepan yang terus dihadirkan.