Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Pencairan Es Greenland Dorong Ledakan Fitoplankton di Laut Arktik

Sains
Iklim dan Lingkungan
News Publisher
07 Agt 2025
94 dibaca
2 menit
Pencairan Es Greenland Dorong Ledakan Fitoplankton di Laut Arktik

AI summary

Pencairan es Greenland meningkatkan nutrisi di lautan, yang berpotensi meningkatkan populasi phytoplankton.
Model komputer yang canggih digunakan untuk memahami dampak pencairan es terhadap ekosistem laut.
Peningkatan phytoplankton dapat mempengaruhi siklus karbon dan rantai makanan, tetapi dampak jangka panjangnya masih perlu diteliti.
Lembaran es Greenland yang sangat tebal mencair setiap tahunnya dan menghasilkan aliran besar air tawar ke laut di sekitarnya. Proses ini menyebabkan terbentuknya plumes turbulen yang membawa nutrisi dari dasar laut ke permukaan, sebuah mekanisme yang belum banyak diketahui sebelumnya.NASA bersama dengan MIT mengembangkan model komputer bernama ECCO-Darwin untuk mensimulasikan interaksi antara fisika, kimia, dan biologi di perairan dekat Greenland, terutama di fjord di bawah glacier Jakobshavn yang sangat aktif.Simulasi model ini menunjukkan bahwa nutrisi dari air laut dalam yang tersapu oleh aliran air tawar pencairan es memicu peningkatan pertumbuhan fitoplankton musim panas hingga 15-40 persen, menjelaskan peningkatan yang sempat terdeteksi oleh data satelit selama dua dekade terakhir.Fitoplankton yang merupakan organisme dasar rantai makanan laut sangat penting karena dapat menyerap karbon dioksida dan menyediakan makanan bagi berbagai hewan laut seperti krill, ikan, dan paus. Pada Juni 2024, satelit NASA mendeteksi sebuah ledakan fitoplankton besar di Samudra Atlantik Utara, yang seluas sekitar 800 kilometer.Meskipun dampak positif jangka pendeknya terlihat pada pertumbuhan fitoplankton, para ilmuwan masih belum yakin apa pengaruh jangka panjang dari pencairan es ini terhadap ekosistem laut dan perikanan. Studi lanjutan dengan simulasi lebih luas sedang direncanakan untuk memahami efek yang lebih besar.

Experts Analysis

Dustin Carroll
Penggunaan model komputer untuk memecahkan masalah kompleks di lingkungan yang tidak dapat diakses merupakan terobosan yang penting bagi ilmu kelautan.
Editorial Note
Model simulasi seperti ECCO-Darwin memberikan wawasan yang krusial sekaligus membuka lebih banyak pertanyaan tentang dampak pencairan es terhadap ekosistem laut. Namun, ketergantungan pada model komputer tetap menuntut verifikasi lapangan lebih lanjut agar hasilnya dapat dipercaya penuh.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.