Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Shein Denda Rp19 Miliar di Italia Atas Klaim Lingkungan yang Menyesatkan

Sains
Iklim dan Lingkungan
News Publisher
04 Agt 2025
237 dibaca
1 menit
Shein Denda Rp19 Miliar di Italia Atas Klaim Lingkungan yang Menyesatkan

AI summary

Shein menghadapi denda besar di Eropa karena praktik greenwashing.
Klaim keberlanjutan yang dibuat oleh Shein dianggap menyesatkan oleh otoritas Italia.
Emisi gas rumah kaca yang dihasilkan Shein justru meningkat, berlawanan dengan komitmen yang diumumkan.
Shein, perusahaan ecommerce asal China yang menjual produk fast-fashion, mendapat denda besar dari otoritas Italia karena klaim lingkungan yang dianggap menyesatkan konsumen. AGCM Italia menemukan bahwa Shein mempromosikan produk dengan label keberlanjutan yang berlebihan dan tidak akurat.Denda sebesar US$1,16 juta ini adalah sanksi kedua yang diperoleh Shein di Uni Eropa setelah otoritas Prancis menjatuhkan denda 40 juta euro karena praktik serupa. Otoritas Eropa semakin memperketat pengawasan terhadap klaim bisnis terkait dampak lingkungan.Perusahaan yang mengelola website Shein di Eropa, Infinite Styles Services Co. Ltd, dinilai menipu dengan menyebutkan sistem desain sirkular dan proses daur ulang yang sebenarnya tidak sesuai kenyataan. Label 'evoluShein by design' dianggap hanya strategi pemasaran yang menyesatkan.AGCM juga mempermasalahkan target Shein dalam pengurangan emisi gas rumah kaca yang bertolak belakang dengan fakta bahwa emisi perusahaan meningkat pada 2023 dan 2024. Hal ini menunjukkan ketidakkonsistenan komitmen lingkungan dari Shein.Kasus ini menjadi peringatan bagi perusahaan fast-fashion lain agar jujur dalam menyampaikan klaim keberlanjutan. Konsumen dan regulator semakin kritis terhadap greenwashing yang bisa merugikan konsumen dan memperburuk kerusakan lingkungan.

Experts Analysis

Prof. Andi Wijaya, Pakar Ekonomi Lingkungan
Denda yang diterima Shein menunjukkan bahwa greenwashing bukan hanya masalah etika, tapi juga risiko bisnis besar. Konsumen sekarang semakin sadar dan regulator makin tegas, sehingga perusahaan harus serius mengadopsi praktik berkelanjutan yang nyata.
Editorial Note
Kasus ini menegaskan pentingnya pengawasan ketat terhadap perusahaan fast-fashion yang kerap memanfaatkan tren keberlanjutan sebagai alat pemasaran tanpa tindak nyata. Shein perlu mengubah strategi bisnisnya agar benar-benar ramah lingkungan jika ingin mempertahankan kepercayaan konsumen dan mematuhi regulasi internasional.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.