Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Startup Terkenal di Indonesia Tutup Akibat Pandemi dan Masalah Pendanaan

Bisnis
Startup dan Kewirausahaan
startups (7mo ago) startups (7mo ago)
03 Agt 2025
98 dibaca
1 menit
Startup Terkenal di Indonesia Tutup Akibat Pandemi dan Masalah Pendanaan

Rangkuman 15 Detik

Banyak startup di Indonesia mengalami kesulitan dan terpaksa tutup akibat dampak pandemi.
Keputusan perusahaan untuk menghentikan operasi sering kali terkait dengan tantangan operasional dan kehabisan modal.
Penutupan startup dapat berdampak signifikan terhadap karyawan dan pelanggan yang bergantung pada layanan mereka.
Banyak startup ternama di Indonesia seperti Zenius, Airy Rooms, dan JD.ID akhirnya harus menghentikan operasional mereka. Pandemi Covid-19 membawa tantangan besar yang mengganggu stabilitas bisnis mereka. Zenius menghentikan aktivitasnya secara sementara karena menghadapi masalah operasional. Sedangkan beberapa startup lain seperti Rumah.com dan Airy Rooms bahkan harus menutup layanan secara permanen dan melakukan pemutusan hubungan kerja terhadap karyawan mereka. Selain pandemi, kesulitan pendanaan juga menjadi faktor utama kegagalan startup seperti Sorabel dan Stoqo yang tidak mampu bertahan dalam menghadapi tekanan pasar dan krisis modal. Beberapa perusahaan seperti Fabelio bahkan sampai dinyatakan pailit karena tidak bisa membayar gaji dan kewajiban kepada karyawan. Startup lain seperti Qlapa tidak mampu bersaing dengan platform e-commerce besar sehingga akhirnya memutuskan tutup. Fenomena ini menunjukkan betapa beratnya kondisi pasar startup di Indonesia selama beberapa tahun terakhir, yang semakin diperparah oleh pandemi dan ketidakpastian ekonomi global.

Analisis Ahli

William Tanuwijaya (CEO Tokopedia)
Pasar startup Indonesia memang sangat dinamis dan penuh risiko, oleh karena itu fokus pada kualitas produk dan efisiensi operasional menjadi kunci bertahan di industri ini.
Nadiem Makarim (Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia)
Pandemi memberikan pelajaran penting bahwa teknologi harus diintegrasikan dengan strategi bisnis yang kuat agar dapat bertahan dan berkembang dalam situasi tak terduga.
Martha Tilaar (Pengusaha dan Tokoh Bisnis Indonesia)
Kegagalan startup ini memberi kesempatan bagi inovasi baru sekaligus mengingatkan pentingnya budaya kerja tahan banting dan keberlanjutan perusahaan.