Pemangkasan Anggaran NIH oleh Trump Mengancam Masa Depan Penelitian Kesehatan AS
Sains
Kesehatan dan Obat-obatan
11 Jun 2025
15 dibaca
1 menit

Rangkuman 15 Detik
NIH menghadapi pemotongan anggaran yang signifikan yang dapat menghentikan penelitian penting.
Staf NIH mengungkapkan keprihatinan melalui Deklarasi Bethesda tentang dampak politik terhadap penelitian.
Jayanta Bhattacharya berupaya untuk mereformasi NIH untuk meningkatkan reputasinya di tengah kritik.
Pada tanggal 10 Juni, Jayanta Bhattacharya selaku kepala NIH menjalani sidang Senat untuk membahas pemotongan anggaran besar terhadap lembaganya. Pemotongan sebesar 40% ini mengancam berbagai proyek riset penting, termasuk penelitian Alzheimer yang sedang berjalan.
Sidang ini dihadiri oleh banyak ilmuwan dan advokat yang memprotes rencana pemotongan tersebut. Mereka menilai keputusan ini dapat menghentikan kemajuan riset yang sudah sulit dicapai selama ini.
Bhattacharya mencoba membela dirinya dengan mengatakan bahwa NIH perlu reformasi supaya tidak kembali ke cara lama. Namun, banyak stafnya sendiri mengkritik keras pemutusan proyek yang dianggap bermuatan politik.
Lebih dari 300 staf NIH pun membuat surat protes bernama 'Bethesda Declaration' yang menuntut kebebasan riset dan menolak pembatasan penelitian yang dipicu alasan politik. Surat ini dikirim sehari sebelum sidang Senat berlangsung.
Meski Bhattacharya menyatakan mendukung kebebasan akademik dan peningkatan kualitas penelitian, perbedaan pandangan dengan stafnya sangat tajam. Rencana pemotongan anggaran ini dianggap membahayakan masa depan riset kesehatan di Amerika Serikat.


