Bahaya Mikroplastik di Udara Rumah dan Mobil Bisa Risiko Kesehatan Serius
Sains
Kesehatan dan Obat-obatan
31 Jul 2025
88 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
Paparan mikroplastik di dalam ruangan jauh lebih tinggi dari yang diperkirakan sebelumnya.
Kabin mobil dan lingkungan rumah dapat menjadi sumber paparan mikroplastik yang signifikan.
Mikroplastik dapat memiliki dampak kesehatan jangka panjang yang serius.
Penelitian terbaru di Prancis menemukan bahwa orang dapat menghirup sampai dengan 68.000 partikel mikroplastik setiap hari dari udara di dalam rumah dan mobil mereka. Mikroplastik ini berukuran sangat kecil sehingga bisa masuk jauh ke dalam paru-paru dan bahkan ke aliran darah.
Penelitian menggunakan teknik canggih bernama Raman spektroskopi untuk mendeteksi partikel plastik yang sebelumnya sulit ditemukan karena ukurannya yang sangat kecil, antara 1 hingga 10 mikrometer. Hasilnya menunjukkan jumlah partikel mikroplastik jauh lebih besar daripada perkiraan sebelumnya.
Mikroplastik di udara dalam ruangan diperkirakan berasal dari degradasi bahan plastik di rumah seperti karpet, tirai, cat, serta bagian dalam mobil seperti dashboard dan jok. Mobil menjadi area khusus yang memiliki konsentrasi mikroplastik tinggi karena ruangannya yang tertutup dan banyak bahan plastik yang terpapar panas dan penggunaan sehari-hari.
Paparan jangka panjang terhadap mikroplastik dan bahan kimia berbahaya yang menempel pada partikel tersebut dapat memicu berbagai masalah kesehatan mulai dari gangguan pernapasan, masalah hormon, cacat lahir, hingga penyakit serius seperti kanker. Namun, penelitian lebih lanjut masih diperlukan untuk memahami dampak penuh dari paparan ini.
Peneliti berharap temuan ini membuka kesadaran baru mengenai kualitas udara di dalam ruangan sebagai sumber utama paparan mikroplastik, sehingga di masa depan akan ada rekomendasi kesehatan dan standar baru yang dapat membantu mengurangi risiko bagi masyarakat.
Analisis Ahli
Nadiia Yakovenko
Paparan mikroplastik di dalam ruangan sangat signifikan dan berpotensi menyebabkan berbagai gangguan kesehatan akibat masuknya partikel dan bahan kimia beracun ke tubuh melalui respirasi.

