Bahaya Tersembunyi 27 Juta Ton Nanoplastik di Laut Atlantik Utara
Sains
Iklim dan Lingkungan
24 Jul 2025
49 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
Penelitian menemukan jumlah nanoplastik yang lebih besar daripada yang diperkirakan sebelumnya, menunjukkan skala polusi plastik yang signifikan.
Nanoplastik telah terdeteksi dalam tubuh manusia dan dapat mempengaruhi kesehatan serta ekosistem laut.
Pentingnya mencegah polusi plastik lebih lanjut karena kerusakan yang sudah terjadi tidak dapat diperbaiki.
Ilmuwan dari Belanda menemukan bahwa lautan, khususnya Samudra Atlantik Utara, terkandung 27 juta ton nanoplastik yang sangat kecil, lebih dari jumlah plastik mikro dan makro yang selama ini diketahui. Nanoplastik ini adalah partikel plastik yang ukurannya kurang dari satu mikrometer dan sulit dilihat dengan mata biasa.
Penelitian ini dilakukan dengan mengambil sampel air laut di 12 lokasi berbeda menggunakan kapal penelitian. Laboratorium kemudian menganalisis sample dengan metode khusus untuk mengetahui kandungan plastik yang tidak terdeteksi oleh penelitian sebelumnya. Cara ini membuka wawasan baru tentang jumlah plastik kecil yang mencemari laut.
Nanoplastik bisa masuk ke laut dari berbagai sumber seperti pecahan plastik besar terekspos sinar matahari, aliran sungai yang membawa partikel dari daratan, serta dari deposisi udara yang membawa plastik ke permukaan laut. Hal ini menunjukkan bagaimana sumber polusi plastik bisa meluas dan sulit dicegah tanpa tindakan pencegahan global.
Kehadiran nanoplastik di laut sudah mengancam berbagai makhluk hidup mulai dari mikroorganisme hingga manusia karena mereka dapat memasuki jaringan biologis dan bahkan telah ditemukan di otak manusia. Namun, bagaimana efek jangka panjangnya terhadap kesehatan dan lingkungan masih perlu penelitian lebih lanjut.
Penelitian ini juga menjelaskan misteri tentang 'plastik hilang' yang selama ini tidak terhitung dalam studi lingkungan karena berubah menjadi partikel sangat kecil. Penemuan ini memperingatkan bahwa nanoplastik tak dapat dibersihkan dari laut, sehingga kita harus lebih serius dalam mencegah polusi plastik dari sumbernya.
Analisis Ahli
Helge Niemann
Penelitian kami adalah bukti pertama bahwa nanoplastik lebih melimpah dari plastik berukuran lebih besar, dan efeknya terhadap ekosistem harus segera diteliti lebih lanjut.Sophie ten Hietbrink
Metode unik yang kami gunakan dapat membuka wawasan baru untuk memahami plastik yang tidak terdeteksi dalam survei tradisional.

