Bank Indonesia Kembangkan Payment ID untuk Sistem Pembayaran Lebih Aman dan Mudah
Finansial
Perbankan dan Layanan Keuangan
30 Jul 2025
134 dibaca
1 menit

Rangkuman 15 Detik
Payment ID akan mempermudah sistem pembayaran dan pengajuan kredit di Indonesia.
Keamanan dan perlindungan data pemilik Payment ID sangat diperhatikan oleh Bank Indonesia.
Sistem ini diharapkan dapat mendukung penyaluran bantuan sosial non-tunai secara lebih akurat.
Bank Indonesia sedang mengembangkan sebuah sistem pembayaran baru yang disebut Payment ID. Sistem ini menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) sebagai dasar pembuatannya agar bisa menghubungkan rekening bank dan data digital setiap individu secara aman.
Payment ID terdiri dari 9 karakter dengan pola khusus sehingga bisa menciptakan identifier unik bagi setiap orang. Bank Indonesia sudah menguji coba sistem ini dengan kombinasi yang sangat banyak untuk memastikan keunikan dan keamanan data.
Salah satu tujuan utama penggunaan Payment ID adalah memudahkan penilaian profil calon nasabah dan proses pengajuan kredit dengan mengkonsolidasikan data rekening bank serta dompet digital dalam satu sistem.
Selain itu, Payment ID diharapkan dapat membantu penyaluran bantuan sosial non-tunai agar lebih tepat sasaran dan efisien. Pilot project pertama akan dilaksanakan di Banyuwangi mulai tanggal 17 Agustus 2025.
Keamanan adalah prioritas utama Payment ID. Sistem ini hanya akan digunakan secara internal dan akses datanya sangat dibatasi, serta harus berdasarkan izin dari pemilik data untuk mencegah penyalahgunaan.
Analisis Ahli
Dudi Dermawan
Payment ID memudahkan pengidentifikasian nasabah melalui 9 karakter unik, menghubungkan data kependudukan dan perbankan secara langsung.Dicky Kartikoyono
Sistem ini fokus pada keamanan data dan akses terbatas, serta sangat potensial untuk memperbaiki akurasi penyaluran bantuan sosial.


