Temu di Uni Eropa Terancam Denda Karena Produk Ilegal dan Fitur yang Membuat Kecanduan
Teknologi
Keamanan Siber
28 Jul 2025
41 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
Temu menghadapi penyelidikan oleh Komisi Eropa terkait produk ilegal.
Denda yang mungkin dikenakan pada Temu bisa mencapai 6 persen dari pendapatan global.
Pengguna di Uni Eropa berisiko tinggi terpapar produk yang dianggap tidak aman atau ilegal.
Temu adalah platform belanja online yang menawarkan produk dengan harga sangat murah dan telah menjadi perhatian Uni Eropa karena risiko tinggi pengguna menemukan produk ilegal di dalamnya. Penyelidikan awal Komisi Eropa menemukan banyak barang seperti mainan bayi dan elektronik kecil yang kemungkinan tidak aman dan palsu.
Tahun lalu, Uni Eropa menetapkan Temu sebagai platform online sangat besar sehingga harus mematuhi aturan ketat dalam Digital Services Act. Aturan ini mewajibkan platform online untuk lebih bertanggung jawab soal produk dan konten yang mereka tawarkan agar aman dan sesuai peraturan.
Komisi Eropa menyelidiki apakah Temu sudah menjalankan upaya yang cukup untuk menghilangkan produk ilegal dari platformnya. Jika temuan menyatakan Temu melanggar aturan, platform ini bisa menghadapi denda hingga 6 persen dari pendapatan globalnya.
Selain masalah produk ilegal, Komisi Eropa juga memperhatikan desain platform Temu yang dianggap bisa membuat pengguna kecanduan. Mereka juga meneliti seberapa transparan sistem rekomendasi produk dan bagaimana data pengguna dapat diakses oleh peneliti untuk memastikan keamanan dan perlindungan konsumen.
Penyelidikan ini masih berlangsung dan menjadi bagian dari upaya Uni Eropa untuk mengatur pasar online agar lebih aman bagi konsumen serta menghentikan peredaran barang ilegal di internet. Temu pun diberikan kesempatan untuk memberikan tanggapan atas temuan awal dari Komisi Eropa.
Analisis Ahli
Andreas Schwab (Anggota Parlemen Eropa)
Platform besar seperti Temu harus mematuhi aturan ketat demi melindungi konsumen dan memastikan produk yang dijual aman serta legal, jika tidak sistem digital kita akan penuh oleh barang ilegal dan palsu.Giovanni Buttarelli (mantan European Data Protection Supervisor)
Transparansi dalam algoritma dan perlindungan data sangat penting agar pengguna memahami bagaimana rekomendasi produk disusun, ini bagian krusial dari regulasi Digital Services Act.

