Amazon Operasikan 1 Juta Robot AI, Tingkatkan Efisiensi dan Pengaruh Tenaga Kerja
Teknologi
Robotika
25 Jul 2025
209 dibaca
1 menit

Rangkuman 15 Detik
Amazon telah mencapai pengoperasian 1 juta robot pekerja untuk meningkatkan efisiensi.
Model AI 'DeepFleet' diharapkan dapat mempercepat waktu pengiriman dan mengurangi biaya.
Meskipun robot meningkatkan produktivitas, ada kekhawatiran tentang dampaknya terhadap pekerjaan manusia.
Amazon kini menggunakan 1 juta robot pekerja yang dilengkapi dengan teknologi kecerdasan buatan (AI) bernama DeepFleet. Robot-robot ini berfungsi untuk membantu mempercepat dan memperlancar proses pengiriman paket kepada pelanggan, sehingga waktu pengiriman dapat dipersingkat hingga 10 persen.
Penggunaan robot sudah dimulai oleh Amazon sejak tahun 2012, dengan kemampuan yang semakin berkembang. Mulai dari robot yang memindahkan rak-rak barang hingga robot yang dapat mengangkat barang berat dan menavigasi gudang secara otomatis menggunakan kereta dorong.
Menurut VP Amazon Robotics, Scott Dresser, robot-robot ini bekerja berdampingan dengan karyawan manusia. Mereka menangani tugas-tugas berat dan berulang, sehingga para pekerja manusia dapat fokus mengembangkan keterampilan teknis baru dan menangani pekerjaan penting lainnya.
Namun, kemajuan teknologi ini juga memicu kekhawatiran terkait kehilangan pekerjaan bagi pekerja manusia. CEO Amazon, Andy Jassy, mengakui akan terjadi penyusutan jumlah pekerja di masa mendatang akibat otomatisasi, meskipun Amazon tetap merekrut di bidang AI dan robotika.
Laporan global juga menunjukkan tren pengurangan tenaga kerja menyusul adopsi AI. Banyak perusahaan teknologi telah melakukan PHK besar-besaran, dan hampir setengah perusahaan di Amerika Serikat merencanakan pengurangan tenaga kerja karena kemajuan teknologi AI.
Analisis Ahli
Scott Dresser
Robot membantu karyawan dengan mengurangi tugas berat dan berulang, sekaligus menciptakan kesempatan baru untuk pengembangan keterampilan teknis.Andy Jassy
AI otomatisasi akan mengurangi beberapa pekerjaan, tetapi Amazon akan terus menambah tenaga kerja di bidang teknologi robotika dan AI.Tobi Lutke
AI akan memicu PHK massal dan perubahan besar di dunia kerja karena perusahaan-perusahaan teknologi besar mulai mengadopsi otomatisasi secara luas.

