Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Dampak Kebijakan Trump Pada Pendanaan dan Penelitian Kanker Amerika Serikat

Sains
Kesehatan dan Obat-obatan
health-and-medicine (8mo ago) health-and-medicine (8mo ago)
21 Jul 2025
143 dibaca
2 menit
Dampak Kebijakan Trump Pada Pendanaan dan Penelitian Kanker Amerika Serikat

Rangkuman 15 Detik

Kebijakan Trump berdampak negatif pada pendanaan dan penelitian kanker di AS.
NIH dan FDA mengalami pemotongan yang signifikan, mempengaruhi pengembangan obat baru.
Inisiatif Cancer Moonshot menghadapi tantangan besar akibat perubahan kebijakan dan pendanaan.
Ketika Donald Trump kembali memimpin Amerika Serikat, negara tersebut sudah menjalankan proyek Cancer Moonshot untuk mengurangi kematian akibat kanker secara besar-besaran. Pendanaan pendukung riset kanker mengalir deras dari berbagai lembaga pemerintah, termasuk NIH dan Departemen Pertahanan. Namun, kanker tetap menjadi ancaman besar karena kasus baru terus muncul dan kematian hanya turun sedikit demi sedikit. Trump kemudian mengambil kebijakan yang berakibat buruk terhadap riset kanker. Dia menunda pemberian dana hibah NIH selama lebih dari dua bulan, yang menunda pendanaan sebesar Rp 25.05 triliun ($1,5 miliar) . Banyak pegawai penting dipaksa keluar dari FDA, NIH, dan CDC yang akhirnya menghambat penelitian dan pengembangan obat kanker baru serta klinis trials. Beberapa program riset kanker di Departemen Pertahanan dan lembaga lain dipotong besar-besaran, bahkan beberapa program khusus seperti riset kanker pankreas dan paru-paru hilang dari daftar pendanaan. Selain itu, penghapusan dana untuk program kesehatan lingkungan dan program DEI membuat banyak penelitian yang penting jadi terhenti. Perguruan tinggi besar seperti Columbia dan Harvard juga terkena dampak, dengan banyak hibah penelitian yang dibatalkan. Ada juga indikasi bahwa penghentian dana ini terkait dengan agenda politik yang menolak isu-isu seperti keberagaman, hak transgender, dan vaksin. Kata kunci sensitif seperti 'trans' dan 'diverse' secara khusus menjadi sasaran untuk menghilangkan dana hibah riset. Ini menyebabkan ketidakpastian besar di komunitas riset dan pasien kanker yang bergantung pada penelitian dan percobaan klinis. Meskipun hakim mungkin memerintahkan agar dana dan program riset dikembalikan, kerusakan yang sudah terjadi sulit diperbaiki—terutama bagi pasien kanker yang kehilangan akses pengobatan dan bagi para peneliti yang kehilangan pendanaan. Upaya besar penanggulangan kanker di AS kini berada dalam kondisi yang membingungkan dan terancam gagal mencapai targetnya.

Analisis Ahli

Dr. Anthony Fauci
Pemangkasan dana riset ini bukan hanya memperlambat inovasi medis tapi juga melemahkan posisi Amerika Serikat sebagai pemimpin global dalam penelitian kanker.
Dr. Lisa Lacasse
Menangguhkan dan memotong dana riset yang berfokus pada diversitas dan inklusi menghilangkan perspektif penting yang dibutuhkan untuk menghadapi kanker dalam berbagai populasi.