Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

LegalOn Kembangkan AI untuk Mempercepat dan Mempermudah Peninjauan Kontrak

Bisnis
Startup dan Kewirausahaan
startups (8mo ago) startups (8mo ago)
24 Jul 2025
84 dibaca
2 menit
LegalOn Kembangkan AI untuk Mempercepat dan Mempermudah Peninjauan Kontrak

Rangkuman 15 Detik

LegalOn Technologies telah mengumpulkan $50 juta dalam pendanaan Seri E untuk mempercepat pengembangan produk AI-nya.
Perusahaan ini melayani lebih dari 7.000 organisasi dan memimpin pasar Jepang dalam teknologi hukum.
Kemitraan dengan OpenAI akan membantu LegalOn dalam membangun agen hukum AI yang lebih canggih dan intuitif.
LegalOn Technologies adalah sebuah startup teknologi hukum yang berfokus pada pengembangan perangkat lunak untuk meninjau kontrak dengan bantuan kecerdasan buatan. Mereka berhasil mengumpulkan dana sebesar 50 juta dolar AS dalam putaran investasi terbaru yang dipimpin oleh Goldman Sachs Alternatives, mempercepat pengembangan produk mereka di Amerika Serikat dan Inggris. Peninjauan kontrak biasanya memakan waktu lama dan proses manual yang membebani tim hukum. LegalOn hadir untuk mengatasi masalah ini dengan alat AI yang dibuat berdasarkan konten hukum oleh pengacara, sehingga membuat proses lebih cepat, tepat, dan mudah digunakan tanpa memerlukan pelatihan yang rumit. Startup ini telah melayani lebih dari 7.000 organisasi di Jepang, Amerika Serikat, dan Inggris, dan sudah menjadi pemain utama di pasar Jepang dengan mendukung seperempat perusahaan publik di negara tersebut. Mereka juga baru meluncurkan produk terbaru untuk manajemen permintaan kontrak yang membantu kolaborasi antar departemen. LegalOn berencana terus mengembangkan agen AI canggih yang mendukung proses hukum dari awal sampai selesai pada tahun 2025. Mereka juga menjalin kemitraan teknis non-ekuitas dengan OpenAI untuk mengakses teknologi mutakhir dan mempercepat pengembangan produk AI mereka. Meski AI berkembang cepat, LegalOn menegaskan bahwa teknologi ini tidak menggantikan peran pengacara. Sebaliknya, AI memberi pengacara kemampuan lebih besar untuk mengawasi, mengedit, dan membuat keputusan yang hanya dapat dilakukan oleh manusia, sehingga menghasilkan pekerjaan hukum yang lebih efektif dan efisien.

Analisis Ahli

Richard Susskind
Pendekatan LegalOn yang mengintegrasikan keahlian hukum ke dalam teknologi AI adalah arah yang tepat untuk meningkatkan efisiensi industri hukum tanpa mengurangi peran lawyer dalam pengambilan keputusan.
Amy Webb
Kolaborasi dengan OpenAI memberikan LegalOn keunggulan kompetitif karena mereka dapat dengan cepat mengintegrasikan kemampuan AI terbaru ke dalam produk mereka yang sudah kuat.