Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Ternyata HP Curian dari Berbagai Negara Dijual di Gedung Shenzhen Feiyang Times

Teknologi
Keamanan Siber
cyber-security (8mo ago) cyber-security (8mo ago)
26 Jul 2025
144 dibaca
2 menit
Ternyata HP Curian dari Berbagai Negara Dijual di Gedung Shenzhen Feiyang Times

Rangkuman 15 Detik

Feiyang Times di Shenzhen menjadi pusat perdagangan gelap HP curian.
Korban pencurian sering kali menerima pesan yang mengancam untuk mencabut kunci ponsel mereka.
Pentingnya melindungi data pribadi dengan fitur keamanan di ponsel.
Banyak handphone hasil pencurian dari berbagai negara ternyata dijual secara ilegal di sebuah gedung pencakar langit bernama Feiyang Times di Shenzhen, China. Gedung ini terlihat seperti pusat perbelanjaan elektronik biasa, tapi di dalamnya ada pasar gelap khusus HP curian. Menurut laporan, ribuan iPhone yang dicuri di Eropa dan Amerika Serikat berakhir di tempat tersebut. Contohnya, seorang korban bernama Sam Amrani kehilangan iPhonenya saat sedang membalas pesan WhatsApp di London, dan ponselnya berpindah-pindah lokasi hingga sampai ke Shenzhen. Para penjual di Feiyang Times tidak hanya menjual ponsel utuh tapi juga menjual komponen di dalamnya, yang kadang sulit dibuka karena terkunci. Beberapa korban mendapat pesan misterius yang meminta mereka mencabut kunci ponsel agar bisa di-reset dan data mereka hilang. Jika korban tidak mencabut kunci, motherboard ponsel akan dijual ke pembeli lain sehingga data penting seperti kartu kredit dan informasi keluarga bisa disalahgunakan. Oleh karena itu, korban lebih memilih mematuhi permintaan itu agar data mereka aman. Untuk mencegah hal ini terjadi, penting untuk mengaktifkan kode sandi dan fitur perlindungan seperti Stolen Device Protection di ponsel kita agar data pribadi tetap aman jika ponsel dicuri.

Analisis Ahli

Ahmad Subekti, Pakar Keamanan Siber
Pasar gelap seperti di Feiyang Times merupakan contoh nyata bagaimana sistem keamanan global masih punya banyak celah. Pengguna harus mengaktifkan fitur keamanan tingkat tinggi dan teknologi pelacakan agar bisa meminimalisir kerugian dari pencurian perangkat.