Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Meta Tolak Kode Etik AI Uni Eropa karena Khawatir Hentikan Inovasi

Teknologi
Kecerdasan Buatan
artificial-intelligence (8mo ago) artificial-intelligence (8mo ago)
21 Jul 2025
82 dibaca
2 menit
Meta Tolak Kode Etik AI Uni Eropa karena Khawatir Hentikan Inovasi

Rangkuman 15 Detik

Meta menolak untuk menandatangani kode praktik AI Uni Eropa karena kekhawatiran atas ketidakpastian hukum.
Uni Eropa berusaha untuk mengatur penggunaan AI melalui kode praktik dan AI Act yang baru.
OpenAI bersedia untuk mengikuti aturan yang ditetapkan oleh Uni Eropa, berbeda dengan sikap Meta.
Uni Eropa baru saja meluncurkan kode praktik sukarela untuk membantu perusahaan mematuhi aturan baru terkait kecerdasan buatan yang akan diberlakukan mulai Agustus 2024. Tujuan kode ini adalah memberikan panduan bagi pengembang model AI umum agar mereka dapat mengikuti regulasi AI Act yang ketat. Meta, salah satu perusahaan teknologi terbesar, menyatakan tidak akan menandatangani kode tersebut. Mereka menganggap regulasi ini berpotensi menciptakan ketidakpastian hukum dan melampaui cakupan aturan AI yang sebenarnya, yang menurut mereka dapat menghambat inovasi dan pengembangan teknologi AI di Eropa. Sementara itu, perusahaan lain seperti OpenAI justru memilih untuk menandatangani kode praktik tersebut untuk mendapatkan kepastian hukum dan mengurangi beban administratif. Namun, banyak perusahaan besar juga menunjukkan kekhawatiran serupa tentang dampak regulasi ini dengan meminta perpanjangan waktu penerapan hukum AI tersebut. Regulasi AI terbaru di Uni Eropa menuntut transparansi mengenai pelatihan dan risiko keamanan model AI, serta kepatuhan terhadap aturan hak cipta Uni Eropa dan nasional. Pemerintah Uni Eropa bahkan mampu memberikan denda hingga 7% dari total penjualan tahunan perusahaan yang melanggar aturan ini. Penolakan Meta juga diduga terkait dengan riwayat perusahaan tersebut yang sering mendapat denda besar dari Uni Eropa serta kecenderungan mereka mendukung pendekatan yang lebih longgar terhadap regulasi teknologi, sebagaimana terlihat pada sikap pemerintahan Trump di Amerika Serikat.

Analisis Ahli

Kate Crawford
Kode etik yang ketat memang penting untuk etika AI, tetapi harus diimbangi dengan fleksibilitas agar inovasi tetap berkembang tanpa terhambat regulasi yang berlebihan.
Yoshua Bengio
Regulasi AI di Eropa bisa menjadi teladan dunia, tapi perlu pendekatan pragmatis agar tidak mematikan startup dan pengembangan teknologi baru.