Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Blackstone Keluar, Penundaan Perkembangan Investasi TikTok AS Membuat Ketidakpastian

Finansial
Investasi dan Pasar Modal
investment-and-capital-markets (8mo ago) investment-and-capital-markets (8mo ago)
19 Jul 2025
85 dibaca
2 menit
Blackstone Keluar, Penundaan Perkembangan Investasi TikTok AS Membuat Ketidakpastian

Rangkuman 15 Detik

Blackstone menarik diri dari konsorsium investasi TikTok, menambah ketidakpastian pada kesepakatan.
Kesepakatan TikTok menjadi bagian dari negosiasi yang lebih luas antara AS dan China.
ByteDance menghadapi tekanan untuk mendivestasi operasi TikTok di AS karena masalah keamanan nasional.
Blackstone, salah satu perusahaan investasi terbesar, telah memutuskan untuk menarik diri dari konsorsium yang ingin berinvestasi di operasi TikTok di Amerika Serikat. Keputusan ini menambah ketidakpastian yang sudah ada terkait kesepakatan pembelian bisnis TikTok AS. Kesepakatan ini sempat dirancang agar para investor Amerika memiliki 80% saham TikTok AS, sementara ByteDance tetap memegang saham minoritas. Namun, berbagai penundaan dan masalah keamanan nasional membuat proses ini sulit dan penuh tantangan. Presiden Donald Trump telah memperpanjang batas waktu bagi ByteDance untuk menjual TikTok AS agar tidak menghadapi larangan, hingga tanggal 17 September 2023. Kongres juga menetapkan aturan yang mewajibkan penjualan atau penutupan aplikasi tersebut paling lambat Januari 2025. Selain Blackstone, investor lain seperti Susquehanna International Group, General Atlantic, KKR, dan Andreessen Horowitz terlibat. Perusahaan teknologi Oracle juga diperkirakan akan mengambil bagian dalam investasi ini. Namun, masih belum jelas apakah semua investor dalam konsorsium tetap terlibat. Situasi semakin rumit karena pembicaraan mengenai TikTok kini menjadi bagian dari negosiasi perdagangan yang lebih luas antara Amerika Serikat dan Cina. TikTok sendiri tengah menyiapkan aplikasi khusus untuk pasar AS, dan opsi lainnya termasuk restrukturisasi atau penjualan operasi di Amerika.

Analisis Ahli

Dawn Chmielewski
Mengamati bahwa penundaan berulang ini tidak hanya berdampak pada bisnis TikTok tetapi juga memperlihatkan pengaruh politik besar dalam transaksi teknologi lintas negara.
Krystal Hu
Menekankan pentingnya investasi ventura dan startup di tengah tekanan geopolitik, terutama terkait perusahaan berbasis China seperti ByteDance.