Petani China Ciptakan Kapal Selam Buatan Sendiri yang Viral dan Menginspirasi
Teknologi
Robotika
18 Jul 2025
27 dibaca
2 menit
Rangkuman 15 Detik
Zhang Shengwu adalah contoh inovator yang mengubah impiannya menjadi kenyataan.
Big Black Fish menunjukkan potensi teknologi buatan sendiri di bidang maritim.
Media sosial dapat membantu menyebarkan inovasi dan menarik perhatian publik.
Zhang Shengwu adalah seorang petani berusia 60 tahun dari Hanshan County, provinsi Anhui, China, yang bermimpi membuat kapal selam sendiri setelah melihatnya di televisi. Ia menggunakan pengalaman bekerja sebagai tukang kayu, pengelasan, dan pekerja pelayaran untuk mewujudkan ide ini.
Dia memulai dengan mengumpulkan bahan-bahan dari pelat baja bekas, mesin, dan baterai dengan modal 5.000 yuan kemudian mulai merakit kapal selam pertama yang kecil dan hanya mampu menyelam 1 meter, walaupun bocor. Namun hal ini sudah cukup untuk mendapatkan paten nasional.
Setelah beberapa tahun belajar dan berinovasi, Zhang meluncurkan kapal selam kedua yang lebih besar bernama Big Black Fish. Kapal ini mampu menampung dua orang dan menyelam hingga kedalaman 8 meter dengan stabilisasi yang ditingkatkan menggunakan beton dan tangki air untuk mengontrol naik-turun kapal.
Video uji coba kapal selam ini menjadi viral di media sosial China, menarik perhatian banyak orang yang mengagumi keberanian dan kreativitas Zhang. Keberhasilan ini membuktikan bahwa dengan kegigihan dan ketekunan, impian yang terlihat mustahil dapat menjadi kenyataan.
Zhang berharap dapat terus mengembangkan kapal selam buatannya agar bisa menyelam lebih dalam dan menjalani perjalanan yang lebih jauh. Ia juga ingin memberikan inspirasi kepada masyarakat bahwa setiap orang seharusnya memiliki mimpi dan keberanian untuk mencoba mewujudkannya.
Analisis Ahli
insinyur kelautan
Inovasi DIY seperti ini menarik, namun kapal selam harus memenuhi standar keselamatan ketat agar dapat dioperasikan tanpa risiko tinggi bagi penumpangnya.ahli teknik material
Penggunaan bahan seperti baja bekas dan beton sebagai pemberat perlu dikaji ulang untuk memastikan kekuatan dan ketahanan terhadap tekanan air dalam kedalaman yang lebih tinggi.

