Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Blue Whale: Kapal Selam Tanpa Awak Berkecepatan Tinggi Terobosan China

Teknologi
Robotika
News Publisher
30 Apr 2025
126 dibaca
2 menit
Blue Whale: Kapal Selam Tanpa Awak Berkecepatan Tinggi Terobosan China

AI summary

Blue Whale adalah submersible canggih yang menandai kemajuan teknologi maritim Tiongkok.
Vessel ini memiliki kemampuan otonomi yang tinggi berkat sistem AI yang canggih.
Blue Whale dapat beroperasi dalam kondisi cuaca ekstrem dan memiliki kapasitas muatan yang besar untuk berbagai misi.
China telah meluncurkan Blue Whale, kapal selam tanpa awak berkecepatan tinggi pertama di dunia, yang dapat beroperasi secara mandiri dalam kondisi laut yang sangat sulit. Kapal ini dirancang untuk beroperasi di atas dan di bawah garis air, menandai kemajuan penting dalam teknologi kelautan asli China. Peluncuran dilakukan pada 28 April di kota pesisir selatan Zhuhai oleh Akademi Ilmu Pengetahuan China dan Yunzhou Tech.Blue Whale memiliki panjang 11 meter dan berat 12 ton, dengan kemampuan mencapai kecepatan permukaan hingga 36 knot. Kapal ini dapat menyelam hingga kedalaman 60 meter dan tetap berfungsi penuh selama lebih dari 30 hari. Dilengkapi dengan sistem pengambilan keputusan berbasis kecerdasan buatan, kapal ini mampu merencanakan rute secara mandiri, beradaptasi dengan misi secara real-time, dan menghindari bahaya.Meskipun secara resmi ditujukan untuk aplikasi sipil seperti oseanografi dan meteorologi, spesifikasi dan arsitektur modular kapal ini menunjukkan potensi penggunaan ganda. Blue Whale dapat melacak topan dan mengumpulkan data atmosfer melalui peluncuran roket meteorologi. Kapal ini juga berhasil memetakan 3.000 kilometer persegi dasar laut dalam 15 hari selama uji coba di Laut China Selatan, menunjukkan efisiensi yang jauh lebih tinggi dibandingkan kapal survei berawak konvensional.

Experts Analysis

Robert Ballard
Pengembangan platform bawah laut yang mampu beroperasi dalam kondisi ekstrem secara otonom adalah terobosan penting bagi eksplorasi ilmiah dan militer. Namun, perlu adanya transparansi dalam penggunaannya agar teknologi ini bisa digunakan secara damai.
Editorial Note
Blue Whale menunjukkan bagaimana integrasi AI dan teknologi robotik dapat merevolusi eksplorasi laut, memberi China keunggulan strategis dalam penelitian dan pertahanan maritim. Namun, potensi penggunaan ganda dari kapal ini harus diawasi ketat agar tidak memicu ketegangan geopolitik di wilayah perairan internasional.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.