Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Meng Xiang: Kapal Pengeboran Laut Dalam China Menjelajah Interior Bumi

Sains
Iklim dan Lingkungan
climate-and-environment (9mo ago) climate-and-environment (9mo ago)
09 Jun 2025
29 dibaca
2 menit
Meng Xiang: Kapal Pengeboran Laut Dalam China Menjelajah Interior Bumi

Rangkuman 15 Detik

Kapal Meng Xiang adalah terobosan dalam penelitian laut dalam dan geologi.
Kapal ini memiliki kemampuan untuk mengebor hingga 11 kilometer dan akan melakukan eksplorasi di Laut China Selatan.
Penelitian yang dilakukan oleh Meng Xiang dapat membantu memahami lebih dalam tentang mantel Bumi dan potensi sumber energi baru.
Manusia selalu penasaran dengan apa yang ada di bawah permukaan Bumi, terutama di laut dalam yang belum banyak dijelajahi. Baru-baru ini, China meluncurkan kapal pengeboran laut dalam bernama Meng Xiang yang dibuat sepenuhnya dalam negeri. Kapal ini akan membantu para ilmuwan mengeksplorasi kedalaman laut dan bagian dalam Bumi yang jarang disentuh oleh manusia. Meng Xiang mampu melakukan pengeboran hingga kedalaman 11 kilometer, sebuah capaian yang luar biasa untuk teknologi pengeboran laut dalam. Dengan kemampuan ini, kapal tersebut bisa membantu menjawab banyak pertanyaan tentang struktur Bumi terutama di sekitar batas antara kerak Bumi dan mantel yang disebut Moho. Kapal ini juga dirancang tahan terhadap cuaca ekstrem seperti topan, sehingga dapat beroperasi dalam kondisi laut yang berbahaya. Fasilitas di kapal ini sangat lengkap, seperti laboratorium untuk berbagai bidang ilmu yang akan membantu penelitian di lokasi pengeboran. Selain untuk penelitian ilmiah, kapal ini juga memiliki kemampuan untuk mengeksplorasi minyak, gas, dan gas hidrat. Dengan demikian, kapal ini tidak hanya bermanfaat untuk ilmu pengetahuan tapi juga potensi energi. Semua kemampuan ini membuat Meng Xiang menjadi kapal pengeboran yang sangat canggih dan multifungsi. Operasi kapal akan dimulai di Laut China Selatan pada akhir tahun 2024 dan direncanakan berlangsung hingga 2035. Penjelajahan ini diprediksi akan memberikan banyak wawasan baru tentang kondisi Bumi, membantu manusia memahami masa lalu serta masa depan planet kita.