AI summary
Pasar HP di China mengalami penurunan untuk pertama kalinya setelah enam kuartal berturut-turut tumbuh. Xiaomi menjadi satu-satunya pabrikan yang mencatat pertumbuhan positif di pasar HP China pada Q2 2025. Kondisi ekonomi yang tidak menentu dan ketegangan AS-China mempengaruhi permintaan HP di pasar. Pasar ponsel pintar di China mengalami penurunan sebesar 4% pada kuartal kedua tahun 2025 setelah sebelumnya tumbuh selama enam kuartal berturut-turut. Hal ini terutama disebabkan oleh kondisi ekonomi yang tidak menentu dan gangguan dari kebijakan pemerintah setempat.Beberapa pabrikan lokal utama seperti Huawei, vivo, dan Oppo mengalami penurunan pengiriman, dengan vivo mencatat penurunan terbesar sebesar 10,1%. Huawei masih memimpin pasar dengan pangsa 18,1%, sedangkan Xiaomi menjadi satu-satunya produsen yang berhasil mencatat pertumbuhan positif.Penurunan di pasar China juga mengakibatkan pertumbuhan pasar HP global melambat menjadi hanya 1% pada kuartal kedua 2025. Samsung berhasil mencatat pertumbuhan positif tertinggi di dunia, sedangkan Oppo terlempar dari daftar lima besar pengapalan HP global.Para analis riset dari IDC menyoroti pengaruh ketidakpastian ekonomi dan guncangan dari program pemerintah sebagai faktor utama kelesuan pasar. Meskipun ada gencatan senjata dalam perang dagang AS-China, tantangan ekonomi masih membayangi dan menurunkan kepercayaan konsumen.Para ahli memperkirakan pemulihan pasar HP China akan terjadi secara bertahap, namun peningkatan permintaan yang besar kemungkinan tidak akan terjadi dalam waktu dekat karena lanskap pasar yang semakin kompleks.
Penurunan pasar HP di China menandakan bahwa faktor makroekonomi dan kebijakan pemerintah sangat berpengaruh terhadap industri teknologi konsumen yang sangat dinamis ini. Meski Xiaomi berhasil mempertahankan pertumbuhan, produsen lainnya harus beradaptasi lebih cepat untuk menghadapi lanskap pasar yang semakin kompleks dan penuh ketidakpastian.