Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Lonjakan Makalah Berkualitas Rendah dari Data Kesehatan Terbuka Jadi Peringatan

Sains
Kesehatan dan Obat-obatan
NatureMagazine NatureMagazine
15 Jul 2025
245 dibaca
1 menit
Lonjakan Makalah Berkualitas Rendah dari Data Kesehatan Terbuka Jadi Peringatan

Rangkuman 15 Detik

Terdapat peningkatan signifikan dalam jumlah publikasi yang menggunakan data dari basis data kesehatan besar.
Banyak makalah yang dihasilkan memiliki kualitas rendah dan mengikuti pola yang repetitif.
Penggunaan model bahasa besar dapat berkontribusi pada peningkatan jumlah publikasi berkualitas rendah dalam penelitian kesehatan.
Ada peningkatan besar jumlah makalah ilmiah yang menggunakan data dari lima basis data kesehatan terbuka besar. Sayangnya, banyak makalah tersebut berkualitas rendah dan mirip satu sama lain, yang menimbulkan kekhawatiran tentang validitas dan manfaat riset tersebut. Para peneliti dari University of Surrey menemukan bahwa jumlah makalah ini meningkat jauh lebih cepat dari prediksi berdasarkan tren sebelumnya. Contohnya, penggunaan data dari basis FinnGen meningkat 15 kali lipat dalam tiga tahun terakhir. Makalah-makalah tersebut sering menggunakan judul dan pola penulisan yang hampir sama, menunjukkan bahwa banyak mungkin dibuat secara massal, mungkin dengan bantuan teknologi AI seperti ChatGPT atau bahkan pabrik makalah yang khusus memproduksi artikel secara cepat. Ada juga contoh makalah yang meneliti hubungan kompleks dengan cara terlalu sederhana, misalnya mengkaji hubungan antara konsumsi susu semi-skim dengan depresi, yang membuat hasilnya diragukan dan berpotensi menyesatkan pembaca. Penelitian ini bertujuan memberi peringatan kepada komunitas ilmiah agar lebih waspada dan memperbaiki proses review dan penerbitan. Dengan begitu, mereka berharap kualitas riset bisa dijaga dan informasi yang salah tidak mudah tersebar luas.

Analisis Ahli

Matt Spick
Lonjakan temuan yang tidak didukung secara kuat dan mudah diakses publik sangat membahayakan masyarakat, karena dapat menyebarkan informasi kesehatan yang menyesatkan.