Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Alat AI Deteksi Lebih dari 1.000 Jurnal Akses Terbuka yang Bermasalah

Teknologi
Kecerdasan Buatan
News Publisher
29 Agt 2025
229 dibaca
2 menit
Alat AI Deteksi Lebih dari 1.000 Jurnal Akses Terbuka yang Bermasalah

AI summary

Alat AI dapat membantu mengidentifikasi jurnal yang meragukan dalam publikasi ilmiah.
Ada peningkatan jumlah jurnal akses terbuka yang tidak memenuhi standar kualitas.
Penting untuk melibatkan ahli manusia dalam proses penilaian untuk menghindari kesalahan dalam identifikasi jurnal.
Peneliti telah mengembangkan sebuah alat kecerdasan buatan (AI) yang dapat menyaring ribuan jurnal akses terbuka untuk menemukan jurnal yang bermasalah. Jurnal bermasalah yang dimaksud adalah jurnal yang mengenakan biaya tanpa melakukan pemeriksaan kualitas yang ketat seperti peer review. Alat ini telah menyaring sekitar 15.000 jurnal dan mengidentifikasi lebih dari 1.000 jurnal yang berpotensi bermasalah.Alat AI ini memeriksa berbagai aspek jurnal, seperti waktu penerbitan yang sangat singkat, tingginya tingkat self-citation, dan afiliasi anggota dewan editorial dengan institusi riset yang terkenal. Dengan cara ini, AI dapat mendeteksi tanda-tanda subjektif yang biasanya menunjukkan jurnal tersebut tidak menjalankan standar penerbitan yang baik.Beberapa jurnal yang terdeteksi oleh alat AI ternyata dimiliki oleh penerbit yang sudah terkenal dan mendapat reputasi baik, sehingga masalah ini cukup rumit dan sulit diketahui secara manual. Sayangnya, hingga saat ini tidak ada sistem otomatis yang sempurna, dan alat AI ini juga masih menghasilkan beberapa kesalahan dalam identifikasi jurnal.Direktori Jurnal Akses Terbuka (DOAJ) selama ini melakukan proses pengecekan secara manual setelah menerima keluhan. Namun, dengan jumlah jurnal yang terus bertambah dan praktik penerbitan bermasalah yang semakin canggih, penggunakan AI diharapkan dapat mempercepat dan membantu proses peninjauan agar kualitas publikasi tetap terjaga.Peneliti dan praktisi menyatakan bahwa meskipun AI sangat membantu dalam pemrosesan data besar untuk menemukan jurnal bermasalah, keputusan akhir tetap harus melibatkan penilaian dari para ahli manusia agar proses penghapusan jurnal yang tidak layak tidak salah sasaran dan tetap menjaga integritas ilmiah.

Experts Analysis

Jennifer Byrne
Ada kelompok jurnal bermasalah yang beroperasi dengan tampilan resmi yang menyesatkan, sehingga alat seperti ini sangat dibutuhkan untuk menjaga integritas ilmiah.
Daniel Acuña
AI adalah alat bantu yang efisien untuk memproses data besar, namun keputusan akhir tetap harus didukung oleh penilaian manusia agar akurat.
Editorial Note
Penggunaan AI untuk menyaring jurnal bermasalah adalah langkah maju dalam menanggulangi praktik penerbitan yang tidak etis, tetapi ketergantungan penuh pada mesin bisa berisiko tanpa adanya review manusia. Penting bahwa komunitas ilmiah terus meningkatkan dan mengawasi alat ini agar dapat mempertahankan standar kualitas yang tinggi.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.