TLDR
Penemuan keledai menunjukkan adanya praktik ritual yang dilakukan di lingkungan domestik Canaanite. Analisis isotop berhasil mengungkap asal-usul keledai yang digunakan dalam pengorbanan, mengubah pandangan tentang hubungan Canaanites dan Mesir. Temuan ini menegaskan pentingnya perdagangan dan interaksi antara berbagai budaya di wilayah kuno. Para arkeolog melakukan studi dengan analisis isotop untuk menentukan asal keledai yang ditemukan di Tell es-Safi, Israel. Keledai ini dikubur sebagai bagian dari ritual pengorbanan di rumah-rumah kelas menengah masyarakat Kanaan pada Zaman Perunggu.Ditemukan empat kerangka keledai betina muda yang digunakan dalam ritual pengorbanan, yang dikubur di bawah lantai rumah sebagai 'deposit dasar' untuk perlindungan bangunan. Hal ini menunjukkan bahwa ritual keagamaan juga dilakukan di lingkungan domestik.Analisis isotop menunjukkan bahwa beberapa keledai berasal dari Lembah Sungai Nil di Mesir. Penemuan ini memperlihatkan bahwa ada perdagangan atau kontak antara bangsa Mesir dan Kanaan, yang sebelumnya dianggap tidak ada pada masa itu.Keledai impor ini sangat berharga dan khusus digunakan untuk pengorbanan, sedangkan keledai lokal yang ditemukan digunakan untuk makanan bersama dengan hewan ternak lain seperti domba dan kambing.Temuan ini mengubah pandangan lama mengenai interaksi antara bangsa Mesir dan Kanaan, menunjukkan bahwa mereka memiliki hubungan yang lebih kompleks dan terintegrasi daripada yang selama ini diyakini.