Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Bagaimana Perusahaan Membujuk Karyawan Untuk Kembali ke Kantor Setelah Pandemi

Bisnis
Manajemen dan Strategi Bisnis
management-and-strategy (8mo ago) management-and-strategy (8mo ago)
06 Jul 2025
286 dibaca
2 menit
Bagaimana Perusahaan Membujuk Karyawan Untuk Kembali ke Kantor Setelah Pandemi

Rangkuman 15 Detik

Perusahaan berusaha menarik kembali pekerja ke kantor dengan meningkatkan kualitas ruang kerja.
Kebersihan dan kenyamanan ruang kantor menjadi prioritas utama pasca-COVID.
Dinamika antara pekerja dan perusahaan dalam keputusan RTO terus berkembang seiring dengan perubahan pasar tenaga kerja.
Selama beberapa tahun terakhir, ada perdebatan besar tentang kapan dan bagaimana karyawan kembali bekerja di kantor setelah pandemi COVID-19. CEO ABM Industries, Scott Salmirs, memberikan pandangannya bahwa meskipun banyak perusahaan sudah beradaptasi dengan model kerja hybrid, keinginan untuk menambah hari di kantor masih kuat, terutama saat pasar tenaga kerja berubah. Perusahaan besar sekarang memotong jumlah karyawan dan berusaha menawarkan ruang kantor yang lebih kecil namun berkualitas tinggi di lokasi pusat agar lebih menarik bagi karyawan. Mereka juga mulai mengganti ruang terbuka yang dulu populer dengan lebih banyak ruang pribadi supaya karyawan merasa nyaman dan lebih fokus saat bekerja. Bangunan kantor dengan kelas A yang memiliki fasilitas lengkap tetap diminati dan tingkat okupasinya sangat tinggi, sekitar 95 persen. Sebaliknya, bangunan kelas B dan C mengalami kesulitan karena kurangnya kehadiran pekerja di kantor, yang membuat perusahaan mencari ruang yang lebih baik untuk mendukung strategi RTO mereka. Selain tata ruang, perhatian terhadap kualitas pantry, seperti kopi dan camilan, semakin penting untuk menarik karyawan kembali ke kantor. Perusahaan juga menambahkan petugas kebersihan pada jadwal siang agar terlihat menjaga kebersihan agar pekerja merasa aman dan nyaman. Scott Salmirs percaya dalam 6 hingga 9 bulan ke depan, perusahaan akan mengajak karyawan bekerja lebih banyak hari di kantor secara bertahap dari 3 menjadi 4 atau lebih hari per minggu. Perusahaan perlu memahami kebiasaan kerja dan budaya organisasi untuk mengatur ruang kerja yang mendukung kebutuhan dan efektivitas karyawan.

Analisis Ahli

Scott Salmirs
Dengan kondisi ekonomi saat ini, perusahaan memiliki kesempatan untuk lebih mengatur karyawan agar kembali bekerja di kantor dengan menambah hari kehadiran secara bertahap, sambil memperbaiki kualitas ruang kerja untuk kenyamanan.