Inovasi Habitat Mars: Alga dalam Bioplastik untuk Tempat Tinggal Mandiri
Sains
Astronomi dan Penjelajahan Luar Angkasa
03 Jul 2025
276 dibaca
1 menit

Rangkuman 15 Detik
Penelitian ini menunjukkan potensi bioplastik sebagai bahan untuk menciptakan habitat di luar angkasa.
Alga hijau dapat berfungsi dalam sistem tertutup yang mendukung kehidupan manusia di lingkungan ekstrem seperti Mars.
Inovasi ini mengarah pada solusi yang lebih berkelanjutan dan alami untuk membangun tempat tinggal di planet lain.
Para peneliti dari Harvard berhasil mengembangkan habitat yang terbuat dari bioplastik khusus yang meniru kondisi Mars dan mampu memelihara pertumbuhan alga hijau di dalamnya. Ini adalah langkah maju menuju penciptaan ruang hidup yang berkelanjutan di luar Bumi.
Eksperimen menunjukkan bahwa alga Dunaliella tertiolecta dapat bertahan di lingkungan dengan tekanan sangat rendah dan atmosfer kaya karbon dioksida, yang biasanya tidak memungkinkan bagi kehidupan seperti di Mars.
Bioplastik yang digunakan berfungsi sebagai pelindung dari radiasi ultraviolet sekaligus memungkinkan cahaya untuk fotosintesis, sehingga alga dapat terus tumbuh dan berpotensi menghasilkan bahan bangunan baru secara alami.
Gabungan teknologi ini dengan temuan sebelumnya seperti aerogel yang dapat menciptakan efek rumah kaca menawarkan solusi untuk masalah suhu dan tekanan ekstrim di Mars, membuka peluang membangun habitat yang sesungguhnya layak huni.
Selanjutnya, tim berencana menguji teknologi ini dalam kondisi vakum seperti di Bulan atau ruang angkasa dalam misi jangka panjang yang bertujuan menciptakan sistem habitat tertutup yang sepenuhnya mandiri.
Analisis Ahli
Robin Wordsworth
Habitat biomaterial dapat mendukung kehidupan manusia di ruang angkasa dengan memanfaatkan proses alami pertumbuhan dan regenerasi, yang membuatnya berbeda dari metode industri yang mahal dan rumit.


