Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

China Dorong Stablecoin Yuan untuk Hadapi Dominasi Dolar di Pasar Global

Finansial
Mata Uang Kripto
cryptocurrency (8mo ago) cryptocurrency (8mo ago)
02 Jul 2025
199 dibaca
2 menit
China Dorong Stablecoin Yuan untuk Hadapi Dominasi Dolar di Pasar Global

Rangkuman 15 Detik

China sedang mempertimbangkan penggunaan stablecoin untuk memperkuat posisi yuan di pasar global.
Regulasi stablecoin di Hong Kong dapat memberikan peluang bagi perusahaan China untuk berinovasi dalam pembayaran digital.
Stablecoin dapat menjadi alternatif untuk menghindari dominasi dolar AS dalam transaksi internasional.
China menghadapi tekanan untuk mengembangkan stablecoin guna memperkuat posisi yuan di pasar internasional. Meski masih melarang aktivitas kripto, pejabat PBOC mulai mengakui potensi stablecoin dalam memperbaiki sistem pembayaran lintas batas yang saat ini rentan secara politik. Ini merupakan langkah penting agar China tidak kehilangan pengaruh dalam persaingan mata uang global di era digital. Stablecoin, yang merupakan token digital yang diikat ke mata uang tradisional, dianggap lebih cepat dan murah untuk pembayaran internasional. Ada dorongan dari perusahaan besar seperti JD.com dan Ant Group untuk mendapat lisensi stablecoin dan memotong biaya serta mempercepat proses penyelesaian pembayaran lintas batas. Hong Kong menjadi lokasi potensial untuk uji coba stablecoin yuan yang beroperasi di luar China daratan. Sementara itu, Amerika Serikat juga berupaya memperkuat dominasi dolar dengan mengatur stablecoin yang didukung dolar. Pejabat AS percaya stablecoin yang diatur mereka lebih dipercaya secara global dibandingkan dengan digital currency yang dikeluarkan pemerintah asing. Hal ini menimbulkan kompetisi antara stablecoin berbasiskan dolar dan yuan di pasar internasional. Namun, ada tantangan bagi stablecoin yuan, termasuk fragmentasi pasar valas China yang terpisah antara onshore dan offshore, serta aturan ketat Beijing terkait kapital dan kripto. Meskipun demikian, para ahli menganggap pengembangan stablecoin dapat mendorong reformasi ekonomi dan liberalisasi pasar yang lebih luas di China. Ini adalah bagian dari strategi ganda China untuk memperluas penggunaan yuan baik melalui jalur tradisional maupun teknologi digital baru. Di sisi lain, proyek digital currency resmi China, e-CNY, masih menghadapi kesulitan dalam penggunaan luas, terutama di luar negeri. Dengan menggabungkan upaya tradisional dan inovasi stablecoin di Hong Kong, China berharap mampu meningkatkan penggunaan yuan di perdagangan global serta menjawab tantangan geopolitik dan ekonomi dunia yang semakin kompleks.

Analisis Ahli

Robin Xing
Stablecoin adalah saluran distribusi baru untuk mata uang yang ada dan penting untuk China mengadopsinya agar tetap kompetitif dalam infrastruktur digital global.
Eswar Prasad
Stablecoin berbasis yuan di Hong Kong tidak akan banyak berhasil tanpa unifikasi pasar valuta asing onshore dan offshore, tapi dapat mendorong reformasi kebijakan moneter dan pasar di China.
Shen Jianguang
Jika China tidak mengembangkan stablecoin, mereka menyerah dalam persaingan mendominasi mata uang global generasi berikutnya.