Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Penyebab Suhu Dingin Saat Musim Kemarau di Wilayah Jawa dan Sekitarnya

Sains
Iklim dan Lingkungan
climate-and-environment (9mo ago) climate-and-environment (9mo ago)
01 Jul 2025
287 dibaca
2 menit
Penyebab Suhu Dingin Saat Musim Kemarau di Wilayah Jawa dan Sekitarnya

Rangkuman 15 Detik

Suhu dingin di Jakarta dan sekitarnya disebabkan oleh Angin Monsun Australia dan faktor geografis.
Kurangnya tutupan awan pada malam hari menyebabkan suhu turun secara signifikan.
Dataran tinggi seperti Dieng dapat mencapai suhu ekstrem yang sangat rendah.
Saat memasuki musim kemarau, biasanya suhu udara di Indonesia terasa panas. Namun, belakangan ini Jakarta, Depok, dan Bekasi justru mengalami suhu yang lebih dingin khususnya pada pagi dan malam hari. Fenomena ini menimbulkan pertanyaan karena bertolak belakang dengan anggapan umum tentang musim kemarau. BMKG menjelaskan bahwa suhu dingin ini disebabkan oleh Angin Monsun Australia yang membawa udara kering dan dingin dari Australia menuju Indonesia. Angin ini membawa sedikit uap air sehingga saat malam hari suhu udara turun lebih signifikan di wilayah Indonesia bagian selatan seperti Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara. Selain pengaruh angin Monsun, posisi sudut datang sinar matahari pada bulan Juni hingga Agustus berada di posisi paling jauh dari Indonesia. Kondisi ini mengurangi pemanasan langsung dari sinar matahari ke permukaan bumi, sehingga suhu udara menjadi lebih dingin, terutama di daerah pegunungan dan dataran tinggi. Cuaca cerah yang mendominasi di wilayah tersebut juga menyebabkan hilangnya lapisan awan yang biasa menahan radiasi panas dari bumi di malam hari. Radiasi panas bumi yang lepas tanpa hambatan menyebabkan penurunan suhu yang cukup signifikan pada malam hari. Faktor lainnya adalah angin yang tenang di malam hari yang menghambat pencampuran udara sehingga udara dingin lebih mudah terperangkap di permukaan bumi. Dataran tinggi seperti Dieng bahkan pernah mencapai suhu minimum 1 derajat Celsius, menunjukkan tingkat dingin yang cukup ekstrem untuk wilayah tersebut.